Berita

Abdel Fattah el-Sisi. (Foto: Anadolu Ajans?)

Dunia

El-Sisi ke Trump: Yang Mulia, Hanya Anda yang Bisa Hentikan Perang di Teluk

SELASA, 31 MARET 2026 | 15:08 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi menyampaikan permohonan langsung kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk segera menghentikan eskalasi konflik di kawasan Teluk.

Dalam pernyataannya, El-Sisi menegaskan bahwa tidak ada pihak lain yang memiliki kapasitas untuk mengakhiri perang selain Trump.

“Saya mengatakan kepada Presiden Donald Trump, tidak ada seorang pun yang bisa menghentikan perang di kawasan kami, di Teluk, kecuali Anda,” ujar El-Sisi di Kairo, Senin, 30 Maret 2026.


Ia menekankan bahwa seruan tersebut disampaikan bukan hanya sebagai kepala negara, tetapi juga atas nama kemanusiaan dan seluruh pihak yang mendambakan perdamaian.

“Saya berbicara kepada Anda atas nama kemanusiaan, dan atas nama setiap pecinta perdamaian,” lanjutnya.

El-Sisi bahkan menyebut Trump sebagai sosok yang mencintai perdamaian, seraya mendesaknya untuk mengambil peran lebih besar dalam menghentikan konflik yang terus memanas.

Dalam pesannya, El-Sisi mengingatkan bahwa dampak perang akan semakin meluas dan berbahaya jika tidak segera dihentikan.

“Saya menyampaikan pesan ini atas nama saya, atas nama seluruh kawasan, dan atas nama dunia, bahwa dampak berbahaya dari kelanjutan perang ini akan semakin besar jika terus berlanjut,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, El-Sisi menyampaikan permohonan emosional kepada Trump agar segera bertindak.

“Tolong, Yang Mulia Presiden, tolong tolong bantulah kami menghentikan perang ini. Dan Anda mampu melakukannya,” pungkasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya