Berita

Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani (Foto: BAKOM RI)

Bisnis

Geopolitik Memanas, Kepercayaan Investor Jepang ke RI Tetap Tinggi

SELASA, 31 MARET 2026 | 12:49 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Gejolak geopolitik dan ketidakpastian ekonomi dunia tak menyurutkan minat Jepang untuk terus menanamkan modalnya di Indonesia.

Hal ini diungkap Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani usai penandatanganan kerja sama ekonomi bernilai 23,1 miliar dolar AS dalam forum bisnis Indonesia-Jepang di Tokyo, Senin, 30 Maret 2026. 

Menurut Rosan,Nilai fantastis tersebut menjadi indikator kuat bahwa kepercayaan Jepang terhadap prospek ekonomi Indonesia masih terjaga, meski dunia sedang diliputi ketidakpastian.


"Terlepas dari ada geopolitik yang sedang berada di dunia ini, kepercayaan internasional terutama Jepang itu tetap besar dan mereka commit untuk menjalankan investasi yang ada di Indonesia ke depannya," jelasnya. 

Lebih lanjut, Rosan mengungkapkan bahwa Jepang tetap berada dalam jajaran lima besar negara penyumbang Penanaman Modal Asing (PMA) di Indonesia. 

Berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi, realisasi PMA Jepang sepanjang 2025 mencapai 3,1 miliar dolar AS, menempatkannya sebagai kontributor terbesar kelima.

"Jadi ini membuktikan bahwa kepercayaan internasional dalam hal ini Jepang, baik oleh pemerintah Jepang maupun para pengusaha Jepang, terhadap Indonesia itu tetap besar," imbuh dia.

Dari total komitmen investasi 23,1 miliar dolar AS tersebut, sebagian besar berasal dari kerja sama antara PT Pertamina (Persero) dengan perusahaan migas Jepang, INPEX, dalam pengembangan Lapangan Gas Abadi di Blok Masela dengan nilai mencapai 20,9 miliar dolar AS. 

Selain itu, terdapat pula kerja sama antara SMBC Aviation Capital dan Danantara senilai sekitar 800 juta dolar AS, serta pendanaan dari Sumitomo Mitsui Banking Corporation kepada Pegadaian sebesar Rp5 triliun.

Tak hanya sektor energi, investasi Jepang juga merambah sektor lain seperti kecantikan dan estetika melalui kerja sama antara perusahaan Jepang 2Way World dengan mitra Indonesia senilai 500 juta dolar AS, serta proyek-proyek energi baru terbarukan yang dinilai semakin diminati investor Negeri Sakura.

"Memang untuk energi baru terbarukan, Jepang memiliki appetite yang sangat-sangat besar," pungkasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya