Berita

Wakil Ketua Komisi II DPR, Bahtra Banong. (Foto: Dok. Gerindra)

Politik

DPR Dorong KPU–Bawaslu Perbanyak Forum Publik Jelang Revisi UU Pemilu

SELASA, 31 MARET 2026 | 10:07 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Komisi II DPR RI meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) untuk mengintensifkan diskusi publik guna memperkuat partisipasi masyarakat menjelang revisi Undang-Undang Pemilu.

Permintaan tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama KPU, Bawaslu, dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 30 Maret 2026. 

Bahtra menilai forum diskusi perlu rutin digelar sebagai ruang untuk menjaring masukan masyarakat, terutama menjelang penyusunan revisi UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.


“Kita perlu rutin membuat diskusi-diskusi, karena banyak hal yang harus kita cari alternatif ke depan, agar harapan publik bisa terakomodasi dalam penyusunan RUU Pemilu,” ujarnya.

Politisi Partai Gerindra itu menekankan bahwa ekspektasi publik terhadap penyelenggara pemilu sangat tinggi. 

Karena itu, KPU dan Bawaslu diminta merancang program kerja yang berorientasi pada peningkatan kualitas pelaksanaan pemilu.

Menurutnya, keberhasilan pemilu tidak hanya diukur dari terselenggaranya proses, tetapi juga dari kualitas dan tingkat partisipasi masyarakat.

“Harapan kami, program kerja diarahkan untuk meningkatkan partisipasi pemilu agar semakin baik,” kata Bahtra.

Selain partisipasi, Bahtra juga menyoroti pentingnya pembenahan akurasi data pemilih yang selama ini kerap menjadi sorotan berbagai pihak.

Ia berharap agenda kegiatan KPU dan Bawaslu ke depan dapat fokus pada perbaikan aspek tersebut, sehingga kualitas pemilu dapat meningkat secara menyeluruh.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya