Berita

Ilustrasi Covid-19 (Sumber: Gemini Generated Image)

Kesehatan

Gejala Varian Covid-19 Cicada Tersebar di 25 Negara

SELASA, 31 MARET 2026 | 05:27 WIB | OLEH: TIFANI

Varian baru Covid-19 kembali terdeteksi dan mulai menyebar di sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat (AS). Varian tersebut adalah BA.3.2 dari virus SARS-CoV-2 yang dijuluki “cicada”. Julukan ini diberikan karena kemunculannya yang sempat “tersembunyi” sebelum akhirnya kembali muncul dan menyebar luas.

Mengutip laporan Centers for Disease Control and Prevention (CDC), varian ini pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan pada November 2024. Pada awal 2026, BA.3.2 mulai menyebar lebih luas di setidaknya 23 negara. 

Di Amerika Serikat sendiri, varian ini telah terdeteksi di 23 negara bagian melalui pengujian pada manusia maupun sampel air limbah. BA.3.2 dikategorikan sebagai “garis keturunan baru” yang sangat berbeda dibandingkan varian Covid-19 sebelumnya.


Secara genetik, varian ini berbeda dari garis keturunan JN.1 yang telah beredar sejak 2024, termasuk varian turunannya seperti LP.8.1 dan XFG. BA.3.2 juga memiliki sekitar 70–75 mutasi pada protein lonjakan (spike protein), yang membuatnya berbeda dari varian yang menjadi target vaksin Covid-19 saat ini.

Sementara itu, World Health Organization (WHO) mengklasifikasikan BA.3.2 sebagai variant under monitoring (VUM) sejak 12 Mei 2025. WHO menyebut, berdasarkan bukti yang ada saat ini, varian ini belum menunjukkan risiko kesehatan masyarakat yang lebih tinggi dibandingkan varian Omicron lain yang beredar.

Gejala Varian Covid-19 Cicada

Para ahli menyebut gejala yang ditimbulkan BA.3.2 tidak jauh berbeda dari varian Covid-19 lainnya. Menurut CDC, gejala umum Covid-19 pada 2026 meliputi:


Gejala dapat berbeda pada setiap orang, namun umumnya dapat membaik dengan perawatan suportif. Terlebih, varian ini masih merespons pengobatan yang tersedia.



Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya