Berita

Lokasi penemuan mayat yang berada di freezer kios ayam goreng di Serangbaru, Kabupaten Bekasi. (Foto: RMOLJabar/Sepriyanto)

Hukum

Sadis! Potongan Tubuh dalam Freezer di Bekasi Dibuang ke Bogor

SENIN, 30 MARET 2026 | 20:42 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Misteri penemuan mayat dalam freezer kios ayam goreng di Serang Baru, Kabupaten Bekasi akhirnya tersingkap. Korban dipastikan menjadi korban mutilasi sadis oleh rekan kerjanya sendiri.

Pihak kepolisian mengungkapkan perkembangan terbaru bahwa jasad korban ditemukan dalam kondisi tidak utuh. Bagian tangan dan kaki korban sempat hilang karena dibuang pelaku secara terpisah.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim menyatakan, seluruh potongan tubuh korban kini telah berhasil ditemukan.


"Sudah ditemukan di daerah Cariu, Bogor. Semua anggota tubuh korban sudah lengkap," ujar Abdul Rahim dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar, Senin, 30 Maret 2026.

Meskipun jasad sudah lengkap, polisi masih mendalami motif di balik aksi keji tersebut.

Korps Bhayangkara pun menciduk dua orang terduga pelaku berinisial DS alias A dan S. Keduanya merupakan rekan kerja korban yang bertugas sebagai penggoreng ayam di kios tersebut.

Pelarian kedua pelaku berakhir di wilayah Cikijing, Kabupaten Majalengka, pada Minggu, 29 Maret 2026 setelah sempat buron dan memutus komunikasi.

Tragedi berdarah ini pertama kali terendus oleh pemilik usaha, Elen Saputra, yang baru saja kembali dari mudik ke Cilacap. Betapa kagetnya Elen saat membuka freezer penyimpanan daging ayam dan menemukan jasad pegawainya membeku di sana.

Korban diidentifikasi bernama Abdul Hamid, seorang penjaga kios yang memang tidak pulang kampung karena sebatang kara.

Selain melakukan pembunuhan sadis, para pelaku diduga juga menggasak harta benda milik korban dan kios. Dua unit sepeda motor Honda Beat dan Vario, serta uang tunai Rp500 ribu dilaporkan raib.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya