Berita

Presiden Prabowo Subianto di Forum Bisnis Indonesia-Jepang di Imperial Hotel Tokyo, Senin, 30 Maret 2026 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Kejar 100 Gigawatt Listrik Tenaga Surya dalam Tiga Tahun

SENIN, 30 MARET 2026 | 19:38 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmen kuat pemerintah dalam mempercepat transformasi energi nasional dengan menargetkan kapasitas listrik tenaga surya mencapai 100 gigawatt dalam waktu tiga tahun.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Forum Bisnis Indonesia-Jepang di Imperial Hotel Tokyo, Senin, 30 Maret 2026. 

Di hadapan pelaku usaha kedua negara, ia menekankan bahwa agenda energi bersih tak bisa lagi ditunda di tengah tekanan global dan kebutuhan domestik yang terus meningkat.


"Hutan yang telah hancur, kita harus melakukan reboisasi besar-besaran, tidak hanya untuk kebaikan Indonesia tetapi juga untuk kebaikan dunia, karena banyak orang mengatakan bahwa kita adalah paru-paru planet ini. Jadi mari kita lindungi paru-paru planet ini," ujarnya. 

Pemerintah, kata dia, tengah mengakselerasi pemanfaatan energi surya sebagai pilar utama transformasi menuju energi terbarukan. Untuk itu, Prabowo menargetkan produksi 100 gigawatt energi surya dalam tiga tahun mendatang.

"Kita ingin bergerak sangat cepat untuk menggunakan listrik dari energi matahari. Kami memiliki rencana dan kami bertekad untuk segera mewujudkannya dalam waktu tiga tahun, kami ingin mencapai 100 gigawatt energi surya," ungkapnya. 

Selain energi surya, pemerintah turut menggenjot pemanfaatan energi terbarukan lain seperti panas bumi dan bioenergi. 

Prabowo memastikan, Indonesia akan memaksimalkan seluruh potensi yang dimiliki guna menghadapi ketidakpastian global ke depan.

"Kami sangat beruntung memiliki sumber daya energi terbarukan yang nyata, kami memiliki salah satu sumber daya energi panas bumi terbesar, kami memiliki sejumlah besar sumber energi lainnya. Kami sedang menuju ke arah yang besar," pungkasnya.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Prabowo Ingin Tunjukkan RI Bukan Objek Perebutan Pengaruh Global

Senin, 01 Juni 2026 | 04:03

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

Delapan Gudang Kendaraan Bodong di Deli Serdang Digerebek, 135 Motor Disita

Senin, 01 Juni 2026 | 03:29

Kampung Rambutan Dipadati Penumpang Arus Balik Iduladha

Senin, 01 Juni 2026 | 03:19

Herdinata Tega Bunuh Temannya Gegara Handphone Diambil

Senin, 01 Juni 2026 | 03:09

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Diplomasi Pertahanan Indonesia Lebih Antisipatif terhadap Ancaman Global

Senin, 01 Juni 2026 | 02:25

Agustus 1945: Ketika Jakarta Kota Tanpa Tuan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:14

Cegah Penyimpangan Seks, Yayasan Humaniora Nikahkan Pasangan Pemulung

Senin, 01 Juni 2026 | 01:47

46 Persen Anggota DPR Fraksi Gerindra Tak Patuh Lapor LHKPN

Senin, 01 Juni 2026 | 01:29

Selengkapnya