Berita

Praka Farizal Rhomadhon. (Foto: Instagram)

Pertahanan

Pengabdian Praka Farizal Rhomadhon, Dari Yonif 113 Jaya Sakti ke Lebanon

SENIN, 30 MARET 2026 | 19:31 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kabar duka datang dari misi perdamaian dunia. Seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI), Praka Farizal Rhomadhon gugur saat menjalankan tugas sebagai penjaga perdamaian di Lebanon Selatan.

Prajurit berpangkat Prajurit Kepala (Praka) tersebut merupakan bagian dari Satuan Tugas TNI Kontingen Garuda yang bertugas dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Farizal gugur setelah posisi kontingen Indonesia di wilayah Adchit Al Qusayr, Lebanon Selatan, terkena serangan artileri tidak langsung pada Minggu, 29 Maret 2026.


Dalam insiden tersebut, satu prajurit TNI dinyatakan gugur, sementara tiga personel lainnya mengalami luka-luka.

Prajurit dari Yonif 113/Jaya Sakti

Praka Farizal diketahui berasal dari satuan Batalyon Infanteri 113/Jaya Sakti (Yonif 113/JS) yang bermarkas di Bireuen, Aceh. Satuan ini berada di bawah jajaran Komando Resor Militer (Korem) 011/Lilawangsa, Kodam Iskandar Muda.

Ia tercatat sebagai prajurit TNI AD yang telah menempuh berbagai tahapan pendidikan militer sebelum bergabung dalam satuan tempur infanteri. Farizal dikenal sebagai prajurit yang disiplin dan memiliki dedikasi tinggi dalam setiap penugasan.

Sebelum diberangkatkan ke Lebanon, Farizal bersama prajurit lain yang tergabung dalam Kontingen Garuda mengikuti serangkaian latihan dan pembekalan khusus. Di antaranya latihan kesiapsiagaan operasi penjaga perdamaian, pelatihan taktik militer dalam misi multinasional, hingga pemahaman aturan pelibatan pasukan (rules of engagement) sesuai mandat PBB.

Dalam penugasannya di Lebanon, Farizal tergabung dalam satuan yang menjalankan tugas pengamanan wilayah, patroli, serta pemantauan situasi keamanan di sepanjang area tanggung jawab pasukan UNIFIL di Lebanon Selatan.

Gugur saat Bertugas

Peristiwa yang merenggut nyawa Farizal terjadi ketika ketegangan di kawasan Lebanon Selatan kembali meningkat.

Serangan artileri dilaporkan menghantam area yang menjadi posisi pasukan penjaga perdamaian, termasuk lokasi kontingen Indonesia yang sedang menjalankan tugas pengamanan.

Insiden tersebut menjadi pengingat bahwa misi penjaga perdamaian PBB tetap memiliki risiko tinggi, terutama di wilayah yang masih dilanda konflik bersenjata.

Meninggalkan Keluarga

Kepergian Farizal meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan rekan-rekan satuannya. Ia diketahui meninggalkan seorang istri dan seorang anak yang masih kecil.

Pengabdian Farizal sebagai prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian dunia menjadi bagian dari sejarah kontribusi Indonesia dalam menjaga stabilitas global.

Selama ini, TNI dikenal aktif mengirimkan pasukan dalam berbagai misi penjaga perdamaian PBB melalui Kontingen Garuda, termasuk di Lebanon, Kongo, Sudan, dan sejumlah wilayah konflik lainnya. Dedikasi para prajurit tersebut menjadi representasi peran Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.

Farizal kini telah dianugerahi tanda kehormatan Satyalancana Dharma Nusa serta Satyalancana Kesetiaan VIII Tahun sebagai bentuk apresiasi negara atas jasa-jasanya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya