Berita

Ilustrasi

Politik

RI Harus Belajar dari Iran dalam Menghadapi Perang

SENIN, 30 MARET 2026 | 11:35 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengamat politik Adi Prayitno menyoroti konflik yang terjadi antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel, serta dampaknya terhadap dinamika global.

Menurut Adi, perang tersebut menyimpan banyak pelajaran penting yang perlu dicermati Indonesia, terutama dalam mengantisipasi gejolak global yang berpotensi memengaruhi kondisi ekonomi, politik, dan sosial di dalam negeri.

“Pertama soal pentingnya ketahanan yang terkait dengan energi, pangan dan ketahanan air,” jelas Adi lewat kanal Youtube miliknya, Senin, 30 Maret 2026.


Selain itu, Adi menilai Indonesia perlu banyak belajar dari Iran, yang selama hampir 40 tahun berada di bawah embargo internasional namun tetap mampu bertahan dan berkembang.

“Tapi ternyata sekalipun negara ini di embargo tapi nyatanya mampu menciptakan teknologi terutama di bidang drone ataupun rudal. Itu cukup luar biasa,” katanya.

Bahkan, lanjut Adi, dalam banyak hal Iran tidak hanya mampu memberikan perimbangan kekuatan, tetapi juga sanggup menghadapi tekanan dari Amerika Serikat dan Israel.

Ia juga menyoroti daya tahan Iran dalam menghadapi tekanan, termasuk ketika kehilangan sejumlah pemimpin penting akibat serangan.

“Iran pemimpin tertingginya meninggal karena serangan rudal, Iran juga banyak kehilangan petinggi negara termasuk petinggi militer, tapi negara Iran tidak pernah keok dan tidak pernah takut sedikitpun, justru eskalasi dan serangan-serangan terus berlanjut,” paparnya.

Menurut Direktur Parameter Politik Indonesia itu, Iran justru terus bangkit dan menunjukkan sikap tidak gentar dalam menghadapi konflik.

“Iran terus bangkit dan justru menunjukkan betapa mereka tidak ingin mengakhiri perang. Bagi mereka, merekalah yang akan menentukan kapan perang berakhir,” lanjutnya.

Dalam konteks tersebut, Adi mengingatkan Indonesia untuk bersiap menghadapi kemungkinan konflik lain di masa depan yang bisa berdampak signifikan.

Karena itu, ia menegaskan pentingnya Indonesia belajar dari Iran, terutama dalam pengembangan teknologi pertahanan.

“Kita harus belajar dari Iran yaitu soal kecanggihan teknologi di bidang rudal, drone dan seterusnya,” pungkasnya.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya