Berita

Representative Image (Foto: Internet)

Dunia

Maroko Bantu AS Bongkar Jaringan Narko-Terorisme Global

SENIN, 30 MARET 2026 | 11:26 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Maroko memainkan peran krusial dalam membantu Amerika Serikat (AS) membongkar jaringan narko-terorisme dan perdagangan senjata lintas negara yang beroperasi di berbagai belahan dunia.

Dalam salah satu kasus besar, juri federal AS menjatuhkan vonis bersalah kepada Antoine Kassis, warga negara Lebanon-Suriah, atas keterlibatannya dalam skema narko-terorisme yang mencakup perdagangan kokain serta transaksi senjata dengan kelompok bersenjata Kolombia, ELN.

Penyelidikan yang dipimpin Drug Enforcement Administration (DEA) itu mengandalkan kerja sama internasional yang luas, termasuk dukungan dari aparat keamanan Maroko.


"DGST dan DGSN, memberikan apa yang digambarkan oleh pejabat AS sebagai bantuan signifikan dalam kasus tersebut, yang mengungkap jaringan luas yang memperdagangkan narkoba, senjata, dan jutaan dolar di beberapa benua," kata Kantor Kejaksaan AS untuk Distrik Timur Virginia, seperti dikutip Senin, 30 Maret 2026.

Sementara itu, dalam kasus terpisah, Maroko juga berperan langsung dalam operasi penangkapan dan ekstradisi Elisha Odhiambo Asumo, warga Kenya yang menjadi tersangka utama dalam jaringan perdagangan senjata internasional.

Asumo ditangkap di Casablanca pada 8 April 2025 sebelum diekstradisi ke Amerika Serikat pada 11 Maret. Ia kemudian langsung dihadapkan ke pengadilan federal sehari setelah kedatangannya untuk menghadapi dakwaan serius terkait aktivitas ilegal tersebut.

Menurut rilis resmi 20 Maret, jaringan yang melibatkan Asumo diduga memasok persenjataan kelas militer, termasuk peluncur roket dan sistem anti-pesawat, kepada kartel Meksiko CJNG guna mendukung operasi perdagangan kokain dalam skala besar menuju wilayah AS.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya