Berita

Personel TNI di UNIFIL (Foto: Antara)

Dunia

Prajurit RI di UNIFIL Gugur Akibat Serangan Israel

SENIN, 30 MARET 2026 | 10:17 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Seorang prajurit TNI yang tergabung dalam misi penjaga perdamaian PBB di Lebanon selatan, di bawah naungan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) dilaporkan gugur akibat serangan Israel.

Kementerian Luar Negeri RI dalam unggahan di X pada Senin, 30 Maret 2026, mengungkapkan bahwa insiden terjadi setelah serangan artileri tidak langsung menghantam posisi kontingen Indonesia di dekat Adchit Al Qusayr pada 29 Maret 2026. 

Selain satu prajurit gugur, tiga personel lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.


“Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya satu personel pemelihara perdamaian Indonesia dan tiga personel lainnya terluka saat bertugas di United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL)," ungkap Kemlu.

Dikatakan bahwa serangan terhadap kontingen Indonesia terjadi selama aksi saling serang antara militer Israel dan kelompok bersenjata di Lebanon selatan.

Untuk itu, pemerintah kembali melontarkan kecaman keras terhadap serangan Israel di Lebanon selatan, sekaligus menyerukan kepada semua pihak untuk menghentikan serangan terhadap warga sipil dan kembali pada diplomasi demi menjaga stabilitas.

"Indonesia kembali mengecam keras serangan Israel di Lebanon selatan dan menyerukan kepada seluruh pihak untuk menghormati kedaulatan dan integritas teritorial Lebanon," tegasnya. 

Indonesia mendesak adanya penyelidikan menyeluruh dan transparan atas insiden tersebut, sekaligus memberikan penghormatan tertinggi kepada prajurit yang gugur. 

“Kami memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada personel yang gugur atas dedikasi dan pengabdiannya bagi perdamaian dan keamanan internasional. Doa dan simpati kami bersama keluarga yang ditinggalkan, serta mendoakan pemulihan sepenuhnya bagi personel yang terluka," kata Kemlu.

Pemerintah memastikan terus berkoordinasi dengan UNIFIL untuk proses pemulangan jenazah serta penanganan medis bagi korban luka.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya