Berita

Ilustrasi SPBU di Australia (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube 9News)

Dunia

Australia Cari Cara Atasi Krisis BBM, Hindari Lockdown Ala Covid-19

SENIN, 30 MARET 2026 | 06:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Australia sedang menghadapi tekanan besar akibat krisis bahan bakar yang kian memburuk. Namun, pemerintah menegaskan ingin menghindari langkah pembatasan ketat seperti yang pernah diterapkan saat pandemi Covid-19.

Dikutip dari 9News, upaya ini akan dibahas dalam rapat kabinet nasional yang dipimpin Perdana Menteri Anthony Albanese bersama para pemimpin negara bagian dan wilayah pada Senin, 30 April 2026. Pertemuan ini menjadi yang kedua sejak konflik di Timur Tengah memicu gejolak global, termasuk lonjakan harga minyak dunia yang berdampak langsung ke Australia.

Dampak krisis mulai terasa nyata di dalam negeri. Pasokan bensin dan solar semakin menipis, sementara harga melonjak tajam. Saat ini, harga bensin tanpa timbal telah menembus lebih dari 2,60 Dolar Australia per liter, sedangkan solar sudah melampaui 3 Dolar Australia per liter. Meski begitu, pemerintah memastikan cadangan nasional masih cukup untuk lebih dari satu bulan.


Dalam rapat tersebut, pemerintah akan membahas berbagai opsi penanganan. Mulai dari pengaturan distribusi bahan bakar, kemungkinan pemberian transportasi umum gratis, hingga imbauan bekerja dari rumah untuk menekan konsumsi energi.

Menteri Keuangan Jim Chalmers menekankan pentingnya respons cepat dan terkoordinasi secara nasional. Menurutnya, langkah dini bisa mencegah situasi berkembang menjadi lebih parah.

“Cara terbaik untuk menghindari tindakan yang lebih keras seperti saat pandemi Covid-19 adalah dengan mengambil langkah sejak dini,” kata Chalmers. Ia menambahkan, semakin baik krisis ditangani sekarang, semakin besar peluang menghindari pembatasan yang lebih ketat di kemudian hari.

Sementara itu, Albanese menolak pendekatan kebijakan yang bersifat wajib seperti saat pandemi. Ia menilai kesadaran masyarakat jauh lebih penting dalam situasi ini.
“Saya tidak ingin semuanya menjadi kewajiban, akal sehat juga harus digunakan,” ujarnya. 

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan penimbunan bahan bakar karena justru dapat memperburuk situasi. “Ini bukan seperti menimbun tisu toilet. Ini bahan bakar, dan penimbunan justru bisa berbahaya," kata Albanese.

Dari sisi industri, Australian Chamber of Commerce and Industry (ACCI) mengusulkan sejumlah langkah konkret. Di antaranya mengamankan pasokan dari negara-negara Teluk, mempercepat distribusi, serta menurunkan pajak bahan bakar untuk kendaraan berat guna meringankan beban dunia usaha.

Selain itu, Menteri Energi Chris Bowen tengah menyiapkan kebijakan tambahan. Pemerintah berencana memberi kewenangan baru untuk menggunakan dana publik guna membantu pemasok membeli bahan bakar dalam jumlah besar.

Langkah tersebut mencakup pemanfaatan lembaga keuangan milik pemerintah untuk menjamin impor bahan bakar, sekaligus memperkuat kerja sama dengan pemasok dalam dan luar negeri agar pasokan tetap aman di tengah krisis.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya