Berita

Presiden Prabowo Subianto di Tokyo, Jepang, Minggu malam, 29 Maret 2026. (Foto: BPMI Sekretariat Presiden)

Politik

Kedatangan Prabowo di Tokyo Disambut Haru Diaspora Indonesia

SENIN, 30 MARET 2026 | 01:24 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Suasana hangat penuh kebanggaan menyelimuti kedatangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di hotel tempatnya bermalam di Tokyo, Jepang pada Minggu malam, 29 Maret 2026. 

Sekitar pukul 20.00 waktu setempat, Kepala Negara tiba dan langsung disambut antusias oleh diaspora Indonesia yang telah menanti kedatangannya.

Di pintu masuk hotel, momen penyambutan berlangsung penuh nuansa budaya. Tiga anak Indonesia yang mengenakan pakaian tradisional tampak berdiri rapi seraya menyerahkan bunga kepada Presiden Prabowo. Gestur sederhana tersebut menjadi simbol kerinduan sekaligus kebanggaan diaspora terhadap pemimpin negaranya.


Memasuki area hotel, suasana semakin semarak. Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih yang telah lebih dahulu tiba di Jepang turut menyambut, bersama puluhan diaspora Indonesia dari berbagai latar belakang profesi dan pendidikan. 

Mereka berbaris rapi, sebagian tak kuasa menyembunyikan rasa haru saat akhirnya dapat melihat Presiden Prabowo dari dekat.

Bagi Taufiq, seorang engineer yang bekerja sebagai konsultan pada perusahaan kelistrikan di Jepang, momen tersebut menjadi pengalaman yang tak terlupakan. 

“Hari ini pertama kali bertemu langsung dengan Bapak Prabowo Subianto. Rasanya luar biasa ya, jadi kenapa luar biasanya? Karena dari 280-290 juta orang kita bisa punya kesempatan bertemu langsung dengan Presiden RI kita. Jadi ini luar biasa sekali, sangat bahagia dan juga tentunya akan menjadi core memory tersendiri untuk saya,” ujar Taufiq dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta.

Perasaan serupa juga dirasakan Ara, seorang perawat yang telah lama menetap di Jepang. Ia mengaku sempat tak menyangka dapat bertemu langsung dengan Presiden. 

“Sebenarnya deg-degan. Di luar ini sih ekspektasi bisa bertemu. Dan mungkin kan ini juga kesempatan untuk diaspora di Jepang bisa ketemu,” tutur Ara.

Kesempatan tersebut bahkan semakin berkesan ketika Ara berhasil mendapatkan tanda tangan Presiden Prabowo. Ia pun menceritakan momen tersebut dengan penuh antusias.

“Mungkin juga posisinya barisan juga kan, barisan juga di ujung, pas banget dengan Bapak, dan Bapak juga sangat ramah juga kan, dan mendatangi satu persatu kami, dan alhamdulillah juga dapat kesempatan bisa ditanda tangani,” katanya.

Sementara itu, Tiwi, pelajar S3 di Chuo University yang hadir bersama perwakilan Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang, menyampaikan rasa bahagia terhadap kunjungan Presiden kali ini. Bagi Tiwi, meskipun belum sempat berdialog langsung, kehadiran Presiden Prabowo tetap menjadi momen berharga.

“Senang sekali, tentu saja. Dan ini pertama kalinya bisa bertemu langsung, walaupun belum bisa berbincang-bincang, tapi sudah senang bisa melihat kehadiran Bapak Presiden,” ungkapnya.

Tiwi menaruh harapan besar terhadap hubungan diplomatik Indonesia dan Jepang yang semakin erat melalui kunjungan ini.

“Dari saya sendiri, saya berharap dengan adanya hubungan diplomatik yang bagus antara Jepang dan Indonesia, ini akan membuka berbagai macam kesempatan untuk diaspora di Indonesia, dan juga dari yang ada di Indonesia untuk bisa datang ke Jepang atau Jepang ke Indonesia, baik dalam hal transfer knowledge, investasi, dan ekonomi, ini menjadi lebih bagus ke depannya,” tuturnya.

Kehadiran Presiden Prabowo di Tokyo bukan hanya menjadi agenda diplomatik semata, tetapi juga menghadirkan ruang temu yang hangat antara pemimpin negara dan warganya di perantauan. 

Di tengah hiruk-pikuk ibu kota Jepang, malam itu menjadi saksi bagaimana rasa bangga, haru, dan harapan bertemu dalam satu momen yang melekat bagi diaspora Indonesia.


Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Ini Lima Kebutuhan Dasar yang Jadi Tantangan Jakarta Versi Fahira Idris

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:21

Dari Modal Rp300 Ribu, IDEacraft Tembus Pasar Jateng Berkat Pemberdayaan BRI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:09

Islam, Sosialisme, dan Keindonesiaan: Jalan Perjuangan Kader SEMMI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:05

Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Masih Bisa Dilawan

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:41

Harga Pertamax Cs Diprediksi Turun pada Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:10

Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Sambut HUT ke-499

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:04

Belanda Buka Asa Lolos 32 Besar Usai Gulung Swedia 5-1

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:28

Kemendikdasmen Ditagih soal Putusan MK terkait Sekolah Swasta Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:06

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Untungkan Kubu Jokowi secara Opini

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:01

Aliansi BEM Persatuan Indonesia Dukung MBG, Ini Syaratnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 01:34

Selengkapnya