Berita

Representative Image (Foto: AI)

Dunia

Iran Izinkan 20 Kapal Tambahan Pakistan Melintasi Selat Hormuz

MINGGU, 29 MARET 2026 | 16:31 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Iran memberikan izin tambahan bagi kapal berbendera Pakistan untuk melintasi Selat Hormuz.

Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, menyatakan bahwa Teheran telah menyetujui 20 kapal tambahan untuk melintas, dengan dua kapal diizinkan melintasi selat tersebut setiap hari. 

“Saya dengan senang hati menyampaikan kabar baik bahwa Pemerintah Iran telah setuju untuk mengizinkan 20 kapal lagi di bawah bendera Pakistan untuk melewati Selat Hormuz; dua kapal akan melintasi Selat setiap hari,” ujarnya, seperti dikutip Al Arabiya, Minggu, 29 Maret 2026.


Menurutnya keputusan tersebut merupakan sinyal positif dari Iran dan sudah sepatutnya diapresiasi.

“Ini adalah isyarat yang disambut baik dan konstruktif dari Iran dan patut diapresiasi,” kata Dar.

Lebih lanjut, Menlu Pakistan itu juga menegaskan pentingnya jalur diplomasi dalam meredakan konflik. 

“Pengumuman positif ini menandai langkah berarti menuju perdamaian dan akan memperkuat upaya kolektif kita ke arah itu. Dialog, diplomasi, dan langkah-langkah membangun kepercayaan seperti ini adalah satu-satunya jalan ke depan,” lanjutnya.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, turut menyoroti perkembangan ini dengan membagikan ulang pernyataan Dar melalui akun Truth Social miliknya. 

Sebelumnya, Trump mengungkap bahwa Iran telah mengizinkan 10 kapal tanker minyak melintasi Selat Hormuz sebagai bentuk hadiah dalam proses negosiasi.

Pemerintah Pakistan sendiri disebut memainkan peran penting sebagai fasilitator komunikasi antara Iran dan Amerika Serikat, seiring konflik yang masih berlangsung. Islamabad menjadi perantara dalam penyampaian pesan antara kedua pihak.

Dalam perkembangan lain, Dar juga melakukan pembicaraan via telepon dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi. 

Keduanya membahas situasi kawasan yang terus berkembang, dengan Pakistan menekankan pentingnya deeskalasi serta menyerukan agar dialog dan diplomasi menjadi jalan utama menuju perdamaian, sekaligus mengakhiri seluruh serangan dan permusuhan.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya