Berita

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia. (Foto: RMOL)

Politik

Bahlil Kepedean RI Tak Kalah Saing dengan Tetangga Asia soal Stok Energi

MINGGU, 29 MARET 2026 | 14:22 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia dinilai terlalu percara diri alias kepedeaan, saat membahas soal ketahanan energi dalam negeri.

Pengamat politik Igor Dirgantara menuturkan, pernyataan Bahlil yang menyebut Republik Indonesia memiliki ketahanan energi tidak sesuai fakta.

Dia memerhatikan, geopolitik global yang dipicu agresi militer Amerika Serijat bersama Israel terhadap Iran, membuat Selat Hormuz tidak bisa dilintasi Kapal Tanker dari sejumlah negara, sehingga distribusi potensi terganggu.


"Problem Menteri Bahlil itu memang  terlalu percaya diri, sehingga terkadang jadi kurang realistis terhadap realitas pasar energi global saat ini," ujar Igor kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Minggu, 29 Maret 2026.

Menurutnya, teranyar kapal tanker yang membawa muatan minyak mentah untuk Indonesia, dikabarkan tertahan untuk melintasi Selat Hormuz, sehingga potensi memengaruhi stok bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri.

"Itu yang dipicu penutupan Selat Hormuz dan mengguncang rantai pasokan minyak dunia juga tentunya," sambungnya menegaskan.

Oleh karena ketergantungan RI terhadap bahan baku BBM dari wilayah Timur Tengah, maka potensi akan sulit untuk dapat bersaing dengan negara tetangga Asia lainnya.

Pasalnya, berdasarkan data yang telah dipublikasikan pemerintahan Iran baru-baru ini, kapal tanker negara tetangga RI yang dapat melintasi Selat Hormuz antara lain seperti Malaysia, Thailand, hingga Pakistan.
?
"?Faktanya, Indonesia juga bergantung pada impor energi dari kawasan Timur Tengah. Apalagi cadangan energi  nasional juga relatif terbatas. Sementara, banyak negara Asia semakin ketat berkompetisi untuk mendapatkan energi," demikian Igor menambahkan.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya