Berita

Indonesia bergabung ke dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BOP) untuk Gaza yang dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (Foto: Setneg)

Politik

RSIS: Skeptisisme Publik Bayangi Upaya RI Merdekakan Palestina

MINGGU, 29 MARET 2026 | 13:10 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sejumlah peneliti dari Universitas Teknologi Nanyang (Rajaratnam School of International Studies) Singapura, mengeluarkan laporan kebijakan, mengenai keputusan pemerintahan Republik Indonesia (RI) bergabung dengan Board of Peace (BoP).

Terdapat tiga peneliti dari RSIS yang menyusun laporan kebijakan mengenai topik tersebut yaitu Leonard C. Sebastian, Rico Marbun, dan Nauval El Ghifari.

"Keputusan pemerintahan bergabung dengan BoP menandakan pergeseran menuju diplomasi personal, memperluas akses strategis sambil bertujuan untuk meredam pengawasan domestik di ruang publik," tulis para peneliti dalam dokumen Laporan Kebijakannya, kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Minggu, 29 Maret 2026. 


Meskipun ada akomodasi bersyarat di antara elite kebijakan luar negeri dan tokoh agama, temuan para peneliti menunjukkan adanya celah legitimasi.

"Yakni berupa skeptisisme terhadap niat, biaya, dan manfaat bagi kemerdekaan Palestina memicu kerenggangan antara keselarasan elite dan keyakinan publik," lanjut para peneliti.

Persepsi tersebut, menurut mereka akan mempengaruhi arah kebijakan pemerintah RI dalam memerdekakan Palestina melalui keanggotaannya di BoP.

"Ketahanan pergeseran ini akan bergantung pada hasil strategis yang kredibel dan pembenaran komitmen yang jelas," tutur para peneliti.

"Jika tidak, skeptisisme dapat membatasi fleksibilitas diplomatik Indonesia," sambung mereka menambahkan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya