Berita

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono. (Foto: RMOL)

Politik

DPR Optimistis Diplomasi Pemerintah Amankan Kapal Pertamina di Selat Hormuz

SABTU, 28 MARET 2026 | 21:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi I DPR RI terus mencermati situasi yang dihadapi kapal-kapal Pertamina di Selat Hormuz dengan penuh perhatian, namun tetap optimistis.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono, berpandangan bahwa melalui diplomasi yang intensif dan komunikasi konstruktif, pemerintah Indonesia diyakini mampu memastikan kapal-kapal tersebut segera dapat melanjutkan pelayaran dengan aman. 

Hal itu dinilai penting karena menyangkut kepentingan nasional, khususnya dalam menjaga ketahanan energi dan stabilitas pasokan bagi masyarakat.


Komisi I DPR RI, lanjut Dave, mendukung penuh langkah Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia di Teheran yang sejak awal telah melakukan koordinasi intensif dengan pihak Iran.

“Informasi terakhir menunjukkan adanya tanggapan positif dari otoritas Iran, dan saat ini proses sudah masuk ke tahap teknis dan operasional agar kapal-kapal Indonesia dapat segera melintas dengan aman,” ujar Dave dalam keterangannya, Sabtu, 28 Maret 2026.

Legislator Golkar ini menegaskan, diplomasi yang dilakukan pemerintah harus terukur dan konsisten. Pemerintah juga perlu menekankan bahwa kapal-kapal Indonesia tidak terlibat dalam konflik di kawasan tersebut, sehingga hak untuk melintas secara damai harus dijamin sesuai hukum internasional.

Selain itu, Komisi I DPR RI mendorong agar komunikasi diplomatik terus diperkuat, baik secara bilateral maupun melalui jalur multilateral, termasuk dengan Organisasi Maritim Internasional (IMO). 

“Hal ini penting untuk memastikan bahwa kepentingan Indonesia sebagai negara non-hostile tetap dihormati,” kata Dave.

Dave berharap, dengan diplomasi yang intensif, dukungan semua pihak, serta semangat kebersamaan, kapal-kapal Pertamina dapat segera keluar dari Selat Hormuz dan kembali menjalankan tugasnya.

“Untuk mendukung kebutuhan energi nasional,” pungkasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya