Berita

Presiden Prabowo Subianto berssma Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia. (Foto: Istimewa)

Politik

Bahlil Harus Pastikan Data Stok BBM, Jangan 'Asal Bapak Senang'

SABTU, 28 MARET 2026 | 09:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, terkait kondisi ketahanan energi nasional, khususnya stok Bahan Bakar Minyak (BBM), dinilai perlu ditinjau ulang secara cermat. 

Presiden Prabowo Subianto diharapkan lebih berhati-hati dalam menerima dan menyikapi klaim tersebut. Terlebih, Indonesia hingga saat ini belum mampu mencapai swasembada energi, terutama untuk kebutuhan BBM.

Pandangan ini disampaikan oleh pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menyusul meningkatnya ketidakpastian global akibat konflik antara Amerika Serikat dan Iran.


“Suka tidak suka, sebagian BBM Indonesia hasil dari impor. Dengan tersendatnya BBM dari Timur Tengah, tentu wajar bila anak bangsa khawatir akan terpenuhinya BBM dalam negeri,” kata Jamiluddin kepada RMOL, Sabtu, 28 Maret 2026.

Jamiluddin menambahkan, kekhawatiran publik semakin beralasan setelah muncul laporan bahwa kapal Pertamina yang mengangkut BBM dari kawasan Timur Tengah masih tertahan dan belum dapat melanjutkan perjalanan ke Indonesia.

“Karena itu perlu disikapi lebih kritis bila Bahlil masih menyatakan energi di tanah air masih aman,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi ini juga sejalan dengan mulai goyahnya ketahanan energi di sejumlah negara. Bahkan, Filipina disebut telah menyatakan mengalami krisis energi.

Karena itu, untuk memastikan stok BBM benar-benar dalam kondisi aman, Presiden Prabowo Subianto dinilai perlu melakukan pengecekan ulang terhadap data yang diterima.

Langkah tersebut penting agar kepala negara tidak mendapatkan informasi yang bersifat “asal bapak senang”.

“Dengan begitu, Prabowo akan memperoleh data yang akurat dalam mengambil kebijakan di bidang energi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman meski situasi global tengah bergejolak akibat konflik AS-Iran.

“Sekalipun dalam kondisi yang memang hampir semua dunia kena, tetapi kita bersyukur kepada Allah, hari ini BBM di negara kita tercinta, baik bensin, solar, maupun LPG, terpenuhi dengan baik,” ungkap Bahlil saat melakukan sidak di Jawa Tengah, yang dipantau secara daring dari Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis, 26 Maret 2026.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Kumpulkan Ratusan Pengurus Kadin se-Indonesia di Istana

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:26

Larangan Dapur MBG Gunakan Barang Bersubsidi Sudah Tepat

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:25

Cegah Gagal Panen, Komisi IV DPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:03

Indonesia-Tiongkok Perkuat Kemitraan Strategis Berbasis Ekonomi Hijau

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:53

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dinilai Paling Siap, Palangka Raya jadi Percontohan Digitalisasi Perlinsos Berbasis IKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:33

Praperadilan Ketiga Roy Suryo, Ahli Perkuat Dalil Permohonan Ganti Rugi Rp206 Juta

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:32

Jakarta Gandeng Banten Bangun Kawasan Ketahanan Pangan Terpadu

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:27

Digitalisasi Perizinan Tutup Celah Perdagangan Satwa Liar Ilegal

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

IHSG Sesi I Menguat 29 Poin, Saham TINS DEWA dan BBCA Paling Memikat Investor

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

Selengkapnya