Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Harga Minyak Makin Menggila: Brent Dibanderol 112 Dolar AS

SABTU, 28 MARET 2026 | 07:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia terus melonjak tajam dipicu meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan akibat konflik di Timur Tengah yang belum mereda. Ketegangan yang terus berlanjut, terutama di sekitar Selat Hormuz, membuat investor semakin waspada terhadap risiko krisis energi global.

Dikutip dari Reuters, Sabtu 28 Maret 2026, pada penutupan perdagangan Jumat, harga minyak mentah Brent naik 4,22 persen menjadi 112,57 Dolar AS per barel, sementara minyak mentah AS (WTI) melonjak 5,4 persen ke 99,64 Dolar AS. Kenaikan ini mencerminkan kekhawatiran bahwa pasokan energi dunia akan terganggu lebih lama dari perkiraan.

Fokus utama pasar adalah Selat Hormuz, jalur vital yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas global. Iran dilaporkan masih menghambat lalu lintas di kawasan tersebut, sehingga memperbesar risiko kekurangan pasokan di pasar internasional.


Sejumlah analis menilai, semakin lama gangguan di Selat Hormuz berlangsung, semakin besar dampaknya terhadap harga energi dan ekonomi global. Kenaikan harga minyak berpotensi mendorong inflasi, karena biaya transportasi dan produksi ikut meningkat, yang pada akhirnya menekan daya beli masyarakat.

Dampak lanjutan mulai terlihat pada menurunnya kepercayaan konsumen, terutama di Amerika Serikat. Kondisi ini memperkuat kekhawatiran bahwa lonjakan harga energi dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi global.

Di tengah situasi ini, pernyataan Presiden AS, Donald Trump, yang memperpanjang tenggat negosiasi dengan Iran belum mampu menenangkan pasar. Pelaku pasar menilai dibutuhkan tindakan nyata untuk membuka kembali jalur distribusi energi tersebut.

Kenaikan harga minyak juga memicu pergeseran di pasar keuangan global. Investor mulai mengantisipasi kemungkinan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve untuk meredam inflasi, sementara aset aman seperti emas ikut menguat.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Dilema Kelas Menengah dan Bawah di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:31

Lewat Surat Terbuka, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:20

Prabowo Berbelasungkawa atas Wafatnya Jenderal TNI Purn Subagyo

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:17

Harga Emas Antam Ambruk, Termurah Dijual Rp1,33 Juta

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:13

Sempat Dirumorkan Meninggal, Kim Jong-un Muncul di Pameran Mode Korut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:03

Muslim Arbi Apresiasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Swasembada Beras Jadi Prestasi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:59

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Rupiah Bergerak ke Rp18.023 per Dolar AS

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:49

Komisi II DPR Desak HGU Perusahaan Pembakar Hutan Dicabut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:44

BEI Pastikan Saham HSC Tetap Diperdagangkan, Hanya Dicoret dari Hitungan IHSG

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:40

IHSG Dibuka Merah, Dua Menit Perdagangan Langsung Lompat 1,8 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:22

Selengkapnya