Berita

Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis (kanan). (Foto: RMOLSumsel)

Pertahanan

Pangdam Sriwijaya: Masuk TNI Gratis, 'Dak Katek' Bayar-bayar!

JUMAT, 27 MARET 2026 | 22:30 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Komitmen memerangi praktik percaloan dalam rekrutmen prajurit TNI terus ditabuh. Panglima Kodam (Pangdam) II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis, menegaskan tidak ada toleransi bagi siapapun yang mencoba "bermain" dalam proses penerimaan tersebut.

Penegasan keras ini disampaikan jenderal bintang dua itu saat memimpin apel gabungan pasca libur Idulfitri di Makodam II/Sriwijaya, Palembang, Jumat, 27 Maret 2026.

Mayjen Ujang menyoroti masih adanya praktik ilegal werving yang merugikan masyarakat dan merusak citra institusi. Ia memastikan seluruh proses rekrutmen berjalan transparan dan objektif.


“Masuk TNI itu gratis, tidak ada bayar-membayar. Dak katek (tidak ada)!” tegas Pangdam dengan logat khas Palembang yang kental.

Pangdam menekankan, keberhasilan calon prajurit murni ditentukan oleh kemampuan dan kesiapan sang calon, bukan karena 'bekingan' atau uang suap. Ia meminta seluruh jajarannya ikut mengawasi ketat proses rekrutmen untuk memastikan praktik lancung tersebut bersih dari wilayah Kodam II/Sriwijaya.

Di hadapan prajurit dan PNS se-Garnizun Palembang, Pangdam juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas. Ia mengultimatum tidak akan mentoleransi pelanggaran hukum, terutama keterlibatan dalam judi online maupun aktivitas ilegal lainnya.

"Jaga profesionalisme dan disiplin. Jangan nodai nanam baik institusi dengan perbuatan melanggar hukum," serunya.

Momentum usai lebaran ini diharapkan menjadi suntikan semangat baru bagi seluruh personel Kodam II/Sriwijaya untuk kembali menjalankan tugas pengabdian dengan prima.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya