Berita

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (Foto: Setpres)

Politik

Prabowo Perlu Cek Langsung Stok BBM, Jangan Percaya Bahlil

JUMAT, 27 MARET 2026 | 20:38 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Presiden Prabowo Subianto diminta mengecek langsung kondisi ketersediaan energi nasional di tengah ancaman krisis akibat gejolak geopolitik di Timur Tengah.

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga menilai langkah tersebut penting agar Presiden tidak hanya menerima laporan sepihak dari jajaran kementerian.

“Pernyataan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang menjamin stok energi Indonesia masih aman tentunya perlu disikapi hati-hati,” kata Jamiluddin kepada RMOL, Jumat, 27 Maret 2026.


Menurutnya, klaim Ketua Umum Partai Golkar itu perlu diuji dengan data di lapangan. Ia menilai pernyataan Bahlil terkesan terlalu percaya diri.

Jamiluddin mengingatkan, sikap serupa juga pernah terjadi saat Bahlil melaporkan kondisi listrik di Aceh kepada Presiden Prabowo pascabanjir bandang beberapa waktu lalu.

“Nyatanya, apa yang dinyatakan Bahlil hanya zonk. Listrik di Aceh saat itu jauh dari yang disampaikan Bahlil,” ujarnya.

Karena itu, Jamiluddin menilai Presiden Prabowo perlu belajar dari pengalaman tersebut agar tidak langsung mempercayai laporan terkait kondisi energi nasional.

“Prabowo sebaiknya tidak menerima begitu saja laporan terkait energi Indonesia saat ini. Khawatirnya kasus listrik di Aceh bisa terulang pada persoalan energi. Bila hal ini terjadi, yang mendapat dampaknya tentu Presiden Prabowo,” jelasnya.

Selain itu, klaim keamanan pasokan energi juga dinilai perlu dicek ulang mengingat Indonesia masih bergantung pada impor, khususnya untuk kebutuhan bahan bakar minyak (BBM).

“Suka tidak suka, sebagian BBM Indonesia berasal dari impor. Dengan adanya gangguan pasokan dari Timur Tengah, wajar bila muncul kekhawatiran terkait ketersediaan BBM di dalam negeri,” katanya.

Ia juga menyinggung laporan mengenai kapal milik Pertamina yang membawa BBM dari Timur Tengah yang disebut masih tertahan dan belum bisa melanjutkan perjalanan ke Indonesia.

“Karena itu perlu disikapi lebih kritis bila Bahlil masih menyatakan energi di tanah air aman,” pungkasnya.

Bahlil sebelumnya mengklaim stok BBM nasional tetap aman meski situasi global tengah bergejolak akibat konflik AS dan Iran.

“Sekalipun dalam kondisi yang memang hampir semua dunia kena, tetapi kita bersyukur kepada Allah, hari ini BBM di negara kita tercinta, baik bensin, solar maupun LPG terpenuhi dengan baik,” ujar Bahlil, Kamis, 26 Maret 2026.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya