Berita

Presiden Perkumpulan Praktisi Hukum dan Ahli Hukum Indonesia (Petisi Ahli), Pitra Romadoni Nasution.(Foto: Istimewa)

Nusantara

Petisi Ahli:

Strategi Rekayasa Lalin Polri Tekan Fatalitas Kecelakaan Pemudik

KAMIS, 26 MARET 2026 | 23:06 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Operasi Ketupat 2026 resmi ditutup pada Rabu 25 Maret 2026 yang dilanjutkan dengan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 29 Maret sesuai arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Dalam Operasi Ketupat 2026, Polri mencatatkan keberhasilan dalam menekan angka fatalitas di jalan raya.

Berdasarkan data aplikasi IRSMS Korlantas Polri, jumlah korban meninggal dunia (MD) selama periode mudik dan balik tahun ini mengalami penurunan signifikan.


Merespons hal tersebut, Presiden Perkumpulan Praktisi Hukum dan Ahli Hukum Indonesia (Petisi Ahli), Pitra Romadoni Nasution menyampaikan apresiasi kepada Korlantas Polri dalam mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 melalui pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

"Salah satu indikator utama keberhasilan tersebut adalah penurunan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas hingga 30,41 persen dibandingkan tahun sebelumnya," kata Pitra dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis 26 Maret 2026.

Pitra menilai capaian tersebut merupakan bukti nyata profesionalisme dan dedikasi tinggi Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pada momentum krusial seperti arus mudik dan balik Lebaran.

“Ini menunjukkan bahwa strategi pengamanan, rekayasa lalu lintas, dan pendekatan humanis yang dilakukan berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujar Pitra.

Lebih lanjut, ia menyoroti keberhasilan penerapan rekayasa lalu lintas seperti One Way Nasional dan inovasi One Way Sepenggal Presisi yang terbukti mampu menjaga kelancaran arus kendaraan meskipun terjadi lonjakan volume kendaraan secara signifikan.

“Dengan berbagai inovasi tersebut, arus mudik dan arus balik dapat terpantau lancar, aman, dan terkendali," kata Pitra.

Pitra juga mengapresiasi komitmen Polri yang tidak berhenti setelah berakhirnya Operasi Ketupat dengan melanjutkan pengamanan melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan hingga 29 Maret 2026.

Sebab masih terdapat sekitar 42,29 persen atau sekitar 1,4 juta kendaraan yang belum kembali ke Jakarta.

"Kami berharap ke depan Polri terus meningkatkan inovasi dan pelayanan publik sehingga kepercayaan masyarakat semakin kuat,” tutup Pitra.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kemlu Telusuri Keterlibatan WNI dalam Kasus Online Scam di Malaysia

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:18

Pasar Kripto Lesu, Coinbase Rugi Rp6,8 Triliun

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:09

Syahganda Nainggolan: Ulama Punya Peran Strategis Bangun Gerakan Koperasi Pesantren

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:49

DPR Dorong Perlindungan Hukum dan Kesejahteraan Driver Ojol Lewat Revisi UU LLAJ

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:31

IHSG-Rupiah Tertekan Jelang Akhir Pekan

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:22

Selamat Jalan, James F. Sundah, Legenda Musik yang Berpulang di New York

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:21

Pelapor Dugaan Penggelapan Sertifikat Tanah Mengadu ke Kapolri

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:18

AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Naik Lagi

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:07

Bursa Asia Lemah saat Selat Hormuz Kembali Tegang

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:56

Prabowo Naik Maung ke Pembukaan KTT ke-48 ASEAN di Filipina

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:47

Selengkapnya