Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Harga Minyak Naik di Tengah Isu Penolakan Damai Iran

KAMIS, 26 MARET 2026 | 08:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia naik di tengah laporan bahwa Iran menolak proposal perdamaian yang diajukan Amerika Serikat (AS).

Dikutip dari CNBC, Kamis 26 Maret 2026, Brent naik 1, 21 persen menjadi 103,46 Dolar AS per barel. 

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) dari AS naik 1,35 persen menjadi 91,54  Dolar AS per barel. 


Seorang pejabat senior Iran menyebutkan bahwa negaranya masih mempelajari proposal dari AS, meskipun laporan terbaru menyebut Teheran menolak nya. Di sisi lain, Gedung Putih menyatakan bahwa tekanan terhadap Iran akan ditingkatkan jika negara itu tidak menerima kondisi yang diajukan.

Meski secara terbuka Iran menolak bernegosiasi dengan pemerintahan Presiden Donald Trump, adanya penundaan dalam memberikan jawaban resmi menunjukkan kemungkinan bahwa sebagian pihak di Teheran masih mempertimbangkan opsi tersebut.

Konflik ini telah berdampak besar pada distribusi energi global. Pengiriman minyak dan gas alam cair melalui Selat Hormuz hampir sepenuhnya terhenti. Gangguan ini disebut sebagai salah satu yang terbesar dalam sejarah, dengan kehilangan sekitar 20 juta barel minyak per hari sejak perang dimulai pada 28 Februari.

Selain itu, situasi geopolitik lain juga memperparah kondisi pasar. Serangan Ukraina terhadap fasilitas ekspor minyak Rusia di wilayah Baltik menyebabkan penghentian sementara aktivitas di beberapa pelabuhan utama. Diperkirakan sekitar 40 persen kapasitas ekspor minyak Rusia terganggu akibat serangan drone, insiden pipa, dan penyitaan kapal tanker.

Di tengah kondisi tersebut, data dari Badan Informasi Energi AS (EIA) menunjukkan bahwa persediaan minyak AS justru meningkat sebesar 6,9 juta barel dalam sepekan hingga 20 Maret. Angka ini jauh lebih tinggi dari perkiraan analis yang hanya sekitar 500 ribu barel, sehingga turut memberi tekanan pada harga minyak.

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

Membangun 750 Yonif TP Strategi TNI Hadapi Ancaman Baru

Sabtu, 30 Mei 2026 | 02:13

Prabowo, Naga Asia yang Sedang Bangkit

Sabtu, 30 Mei 2026 | 02:00

Everythinggate

Sabtu, 30 Mei 2026 | 01:23

RPP Tugas TNI Ancam Kebebasan Sipil

Sabtu, 30 Mei 2026 | 01:18

Soal Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit, Kementan Akui cuma Urus Sektor Hulu

Sabtu, 30 Mei 2026 | 01:02

Macron dan Prabowo, Dua Pemain Geopolitik Hebat

Sabtu, 30 Mei 2026 | 00:35

Awas! Jakarta Wajib Pilah Sampah Jadi Politik Anggaran

Sabtu, 30 Mei 2026 | 00:25

Wanita Muda yang Terjatuh dari Motor Ditemukan Meninggal di Kali Cipinang

Sabtu, 30 Mei 2026 | 00:05

Seret Perusahaan Nakal Ekspor CPO ke Meja Hijau

Jumat, 29 Mei 2026 | 23:43

KrediOne Salurkan Hewan Kurban bagi Ratusan Keluarga

Jumat, 29 Mei 2026 | 23:17

Selengkapnya