Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Setkab)

Politik

Prabowo Punya Posisi Tawar Tinggi soal Iuran BoP

KAMIS, 26 MARET 2026 | 03:07 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemberitaan media asing terkait posisi Indonesia dalam skema pendanaan Board of Peace (BoP) untuk rekonstruksi Gaza memantik perhatian publik.

Klarifikasi langsung Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan bahwa Indonesia tidak pernah menjanjikan kontribusi dana sebesar 1 miliar dolar AS (sekitar Rp17 triliun) menjadi titik penting dalam dinamika ini.

Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah melihat langkah Prabowo bukan sekadar klarifikasi teknis, melainkan bagian dari strategi diplomasi yang lebih besar.


Menurutnya, Indonesia saat ini berada dalam posisi tawar yang cukup kuat di tengah konstelasi global, terutama dalam isu Timur Tengah yang sensitif dan sarat kepentingan geopolitik.

“Ini soal bagaimana Indonesia tidak mau didikte dalam skema global yang berpotensi membebani fiskal, tetapi tetap hadir sebagai kekuatan moral dalam perdamaian,” kata Amir, dikutip Kamis 26 Maret 2026.

Amir menilai, langkah Prabowo menunjukkan keseimbangan antara kepentingan domestik dan positioning internasional alias tidak tunduk pada tekanan, tetapi juga tidak menarik diri dari peran global.

Diketahui, laporan Bernama berjudul “Indonesia Made No US$1 Bln Commitment To BoP, Says Prabowo” menyebut bahwa Indonesia tidak memiliki komitmen finansial sebagaimana sebelumnya ramai diberitakan. 

Bahkan, Indonesia juga tidak hadir dalam pertemuan donor pendiri di Washington pada 19 Februari 2026, forum yang menghasilkan komitmen global sebesar 17 miliar dolar AS untuk rekonstruksi Gaza.

Sementara itu, Channel News Asia dalam artikelnya “Prabowo says Indonesia never pledged US$1 billion to Board of Peace, reaffirms peacekeeper role” menyoroti bahwa klarifikasi ini penting untuk meredam kekhawatiran domestik terkait tekanan terhadap APBN.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya