Berita

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Nusantara

Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Jukir Liar Buntut Insiden di Monas

RABU, 25 MARET 2026 | 11:24 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meminta penindakan tegas terhadap juru parkir liar menyusul insiden ban kendaraan pengunjung yang diduga dikempeskan di kawasan Monumen Nasional (Monas).

Penertiban ini dilakukan untuk menjaga ketertiban dan mencegah praktik serupa terulang.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan penanganan jukir liar harus dilanjutkan tanpa kompromi. 


“Saya minta untuk tetap dilanjutkan, diambil tindakan tegas, karena kami meminta agar Jakarta memberikan ketertiban untuk itu.” katanya di Jakarta, Rabu, 25 Maret 2026.

Ia juga meminta penertiban tidak berhenti di satu lokasi, melainkan dilakukan secara konsisten di berbagai titik rawan.

“Saya juga secara pribadi menelepon langsung kepada Wali Kota Jakarta Pusat untuk yang di belakang Grand Indonesia yang sudah dibersihkan, harus terus dilanjutkan. Tidak setengah hati lagi.”

Menurutnya, keberadaan jukir liar tidak boleh dibiarkan karena berpotensi merugikan masyarakat dan mengganggu ketertiban kota.

“Jadi bagi siapapun warga negara Indonesia yang mau datang ke Jakarta, Jakarta terbuka. Tetapi Jakarta tentunya juga mensyaratkan orang untuk bekerja itu harus dengan kapasitas, kapabilitas, apa yang menjadi kebutuhan.”

Sebelumnya, puluhan kendaraan di kawasan Monas pada Minggu, 22 Maret 2026 dilaporkan mengalami ban kempes secara bersamaan. Insiden itu diduga berkaitan dengan aktivitas jukir liar di sekitar lokasi.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari pihak yang berwenang terkait penyebab pasti kejadian tersebut.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

UPDATE

BEI Atur Strategi Dorong Saham RI Kembali ke Panggung Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 08:12

Kakak Beradik di Lubang Buaya Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Hanyut di Selokan

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:59

DPR Minta Transisi Tata Niaga Sawit Tak Korbankan Petani

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:41

Meksiko Siap Tampung Timnas Piala Dunia Iran

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:30

Bersih-Bersih FTSE Russell: Empat Saham Indonesia Didepak dari Indeks Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:21

STOXX 600 dan DAX Melonjak Berkat Meredanya Risiko Energi

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:03

Utang Kapal dari Inggris

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:46

Pemprov Papua Harus Punya Wewenang Beri Izin Tambang

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:23

Sembilan Tokoh Didapuk jadi Tim Formatur Kongres Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:59

Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Bicara Banyak di Level Asia

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:39

Selengkapnya