Berita

Alan Duncan. (Foto: At?lgan Özdil-Anadolu Agency)

Dunia

Eks Menteri Inggris:

Israel Sabotase Kesepakatan, Perang Iran Memang Diinginkan

RABU, 25 MARET 2026 | 08:09 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Mantan Menteri Inggris, Alan Duncan, melontarkan pernyataan keras terkait eksalasi di Timur Tengah yang terus meningkat.

Duncan menegaskan konflik seharusnya bisa dicegah sejak awal. Ia mengungkap adanya kesepakatan jelas yang dimediasi oleh Oman terkait nol proliferasi nuklir Iran dengan inspeksi penuh, termasuk oleh Amerika Serikat.

“Namun kesepakatan itu disabotase dan dikhianati, terutama oleh Israel yang tetap memutuskan menyerang Iran,” tegas Duncan dalam wawancara dengan LBC, radio nasional Inggris, dikutip redaksi, Rabu, 25 Maret 2026.


Saat ditanya apakah Israel tidak percaya terhadap kesepakatan tersebut, Duncan menyebut kemungkinan lain.

“Atau mereka tidak mau percaya,” ujarnya.

Lebih jauh, Duncan menilai konflik bukan sekadar respons situasional melainkan perang yang sejak awal memang diinginkan Israel.

Apa peran Amerika Serikat dalam mengakhiri konflik atau Israel yang menentukan? Menurutnya, jika Amerika menghentikan keterlibatan dan Israel dibiarkan bertindak sendiri, maka dunia akan melihat dengan jelas arah sebenarnya dari kebijakan Israel.

Di sisi lain, Duncan menilai strategi Israel mulai menunjukkan kelemahan, tidak secerdas yang mereka kira. Sebaliknya, ia menilai Iran justru menunjukkan kecerdikan dalam menghadapi tekanan.

“Iran bukan pihak yang lemah. Tidak ada perubahan rezim yang mudah, dan tidak akan runtuh begitu saja,” tegasnya.

Duncan bahkan menyebut bahwa kendali pemerintah Iran saat ini justru semakin kuat, meskipun terjadi perpindahan sekitar 3 juta penduduk di dalam negeri.

Menanggapi pertanyaan soal peluang negosiasi, Duncan pesimistis.

“Tidak ada ruang untuk negosiasi jika pusatnya sudah dihancurkan. Membunuh pihak yang akan diajak bernegosiasi jelas tidak akan berhasil,” pungkasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya