Berita

Ilustrasi (Gambar: Dokumen TOWR)

Bisnis

Pendapatan TOWR Tembus Rp13,33 Triliun, Laba Naik Signifikan

SELASA, 24 MARET 2026 | 10:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) menutup tahun buku 2025 dengan capaian positif. 

Emiten infrastruktur telekomunikasi di bawah naungan Grup Djarum ini berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp3,68 triliun, atau tumbuh signifikan sebesar 10,3 persen dibandingkan perolehan tahun 2024 yang tercatat Rp3,34 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2025, yang dikutip redaksi dalam keterbukaan informasi, Selasa 24 Maret 2026, perseroan mengantongi pendapatan sebesar Rp13,33 triliun, naik 4,6 persen dari posisi sebelumnya senilai Rp12,74 triliun. 


Sejalan dengan kenaikan omzet tersebut, beban pokok pendapatan ikut terkerek 4,8 persen (yoy) menjadi Rp4,19 triliun. Meski demikian, TOWR tetap mampu mengamankan laba bruto sebesar Rp9,14 triliun, meningkat 4,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada level operasional, laba usaha perseroan tercatat sebesar Rp7,5 triliun, tumbuh 3,2 persen (yoy).

Sementara itu, laba sebelum beban pajak penghasilan dan pajak final mencapai Rp4,45 triliun, mengalami kenaikan 6,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Setelah memperhitungkan beban pajak penghasilan sebesar Rp5,85 miliar, laba tahun berjalan TOWR terkumpul senilai Rp3,68 triliun.

Dari sisi neraca, terjadi penguatan struktur permodalan yang cukup tajam. 

Per 31 Desember 2025, jumlah ekuitas perseroan melonjak 41,3 persen menjadi Rp27,08 triliun dari posisi akhir 2024 yang sebesar Rp19,17 triliun. 

Di saat yang sama, TOWR juga berhasil menekan total liabilitas hingga 14,4 persen (yoy) menjadi Rp50,19 triliun.

Adapun total aset perusahaan hingga akhir 2025 berada di angka Rp77,27 triliun, atau turun tipis 0,7 persen (yoy). 

Di sisi likuiditas, posisi kas dan setara kas perseroan menyusut sebesar 31,1 persen menjadi Rp647,55 miliar, dibandingkan posisi akhir tahun sebelumnya yang mencapai Rp940,18 miliar.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya