Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Harga Minyak Datar di Awal Pekan

SENIN, 23 MARET 2026 | 08:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia cenderung stabil pada awal pekan ini, seiring investor mencermati dua faktor besar: meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, serta keputusan Washington untuk sementara mencabut sanksi terhadap minyak Iran.

Dikutip dari Reuters, Senin 23 Maret 2026, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS tercatat turun tipis 8 sen menjadi sekitar 112,11 Dolar per barel. Sementara minyak mentah Brent berada di kisaran 98,17 Dolar AS per barel, turun 6 sen setelah sebelumnya sempat menguat. Selisih harga antara Brent dan WTI bahkan melebar hingga lebih dari 14 Dolar AS per barel, menjadi yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Sejumlah analis menilai pergerakan harga yang cenderung datar ini disebabkan oleh likuiditas pasar yang rendah dan aksi ambil untung jangka pendek oleh para trader. Meski demikian, tren kenaikan harga minyak dinilai masih kuat.


“Momentum jelas mendukung kenaikan lebih lanjut, dan pengujian level tertinggi baru-baru ini di sekitar 120 dolar adalah skenario realistis minggu ini," kata CEO platform perdagangan Moomoo Australia, Michael McCarthy.

Di sisi geopolitik, ketegangan meningkat setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan “menghancurkan” pembangkit listrik Iran jika Teheran tidak membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu 48 jam. Ancaman ini menjadi eskalasi serius di tengah perang yang telah memasuki minggu keempat.

Iran pun merespons keras. Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, memperingatkan bahwa infrastruktur energi di kawasan Timur Tengah bisa “hancur secara permanen” jika fasilitas Iran diserang.

Sejumlah analis melihat situasi ini berpotensi mendorong harga minyak lebih tinggi. Pendiri Energy Aspects, Amrita Sen, mengatakan bahwa langkah Trump menunjukkan upaya meningkatkan tekanan, meski belum tentu membuat Iran menyerah.

Konflik ini telah berdampak besar pada sektor energi. Beberapa fasilitas minyak di kawasan Teluk dilaporkan rusak, sementara pengiriman melalui Selat Hormuz—jalur penting yang mengangkut sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas dunia hampir terhenti. Para analis memperkirakan gangguan produksi mencapai 7 hingga 10 juta barel per hari.

Dampak juga terasa di Irak. Pemerintah setempat menetapkan kondisi kahar (force majeure) di sejumlah ladang minyak yang dikelola perusahaan asing. Produksi di wilayah Basra bahkan turun drastis dari 3,3 juta barel per hari menjadi hanya sekitar 900 ribu barel per hari.

Untuk meredakan krisis pasokan, AS mengambil langkah tak biasa dengan mencabut sementara sanksi terhadap minyak Iran yang sudah berada di laut. Langkah ini membuka peluang tambahan pasokan ke pasar global.

Sejumlah kilang di India dilaporkan bersiap kembali membeli minyak Iran, sementara negara-negara Asia lainnya masih mempertimbangkan langkah serupa.

Jika ketegangan terus meningkat dan Selat Hormuz tetap tertutup, para analis memperingatkan harga minyak bisa melonjak tajam, bahkan berpotensi menembus 130 Dolar AS per barel.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Biodigester Komunal Sampah Organik Dibangun di Rusunawa

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:11

Polisi Harus Usut Promosi Miras Berkedok Challenge Hafalan Al-Qur'an

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:06

Wisata Probolinggo Jadi Alternatif Usai Bromo Ditutup

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:48

Peluang Besar Jakarta Gaet Investor Lewat JAFEX 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:25

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Layanan Publik Pemda Harus Tetap Berjalan Meski Keadaan Sulit

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:31

Jangan-jangan Gibran Punya Ijazah Sarjana Tanpa Ijazah SMA

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:27

Challenge Hafalan Qur'an demi Miras Melukai Hati Umat Islam

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:10

Abdoel Moeis: Sastrawan, Wartawan, Pahlawan

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:34

Dokter Tifa Ajak Rakyat Hadiri Sidang Praperadilan di PN Jaksel

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:06

Selengkapnya