Berita

Ilustrasi lalu lintas. (Foto:AI)

Nusantara

Tol MBZ Terapkan Skema Buka-Tutup Antisipasi Macet

MINGGU, 22 MARET 2026 | 21:26 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pengelola Ruas Jalan Tol Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) mulai memberlakukan sistem buka tutup akses secara situasional guna mengantisipasi kepadatan kendaraan pada akhir pekan ini.

Kebijakan tersebut diumumkan PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (PT JJC) melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, Minggu, 22 Maret 2026.

”Pengelola Ruas Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) melakukan buka tutup secara situasional pada akses masuk menuju arah Cikampek atas diskresi Kepolisian,” tulis manajemen JJC.


Dijelaskan, kebijakan buka tutup mulai diterapkan sejak pukul 09.10 WIB. Langkah ini diambil sebagai respons atas kepadatan lalu lintas di titik pertemuan antara ruas MBZ dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek eksisting.

”Upaya ini dilakukan untuk mengurai kepadatan serta menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas,” lanjutnya.

PT JJC bersama Kepolisian terus melakukan pemantauan serta pengaturan arus kendaraan secara dinamis. Akses masuk akan kembali dibuka setelah kondisi lalu lintas dinilai normal dan terkendali.

JJC juga mengimbau pengguna jalan untuk tetap mengutamakan keselamatan selama melintas di ruas MBZ.

Pengendara diminta memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima, kendaraan laik jalan, serta mencukupi kebutuhan bahan bakar maupun daya listrik.

Selain itu, pengguna jalan diingatkan untuk mewaspadai potensi perubahan cuaca, terutama hujan yang dapat memengaruhi jarak pandang dan kondisi permukaan jalan.

”Dengan demikian perjalanan dapat berlangsung aman dan nyaman hingga sampai tujuan,” tutup keterangan JJC.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya