Berita

Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026, Kombes Marupa Sagala. (Foto: Dok. Humas Mabes Polri)

Presisi

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

MINGGU, 22 MARET 2026 | 16:37 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Puncak arus balik Lebaran 2026 atau Idulfitri 1447 Hijriah diperkirakan terjadi dalam dua gelombang, yakni pada akhir masa cuti bersama dan akhir pekan berikutnya.

Polri memprediksi lonjakan arus balik akan berlangsung selama tiga hari, masing-masing pada 24 Maret serta 28 hingga 29 Maret 2026.

Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026, Kombes Marupa Sagala, mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan guna menghindari kepadatan.


”Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 24 Maret serta 28 sampai 29 Maret 2026. Karena itu masyarakat diharapkan merencanakan perjalanan dengan baik,” ujar Marupa dalam keterangannya, Minggu, 22 Maret 2026.

Untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan, pemerintah juga telah menyiapkan sejumlah kebijakan, salah satunya fleksibilitas kerja bagi aparatur sipil negara.

”Masyarakat dapat memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA), sehingga perjalanan arus balik bisa dilakukan secara bertahap dan tidak menumpuk,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah juga memberikan stimulus berupa potongan tarif jalan tol pada periode tertentu.

”Manfaatkan diskon tarif tol pada 26 hingga 27 Maret 2026 agar perjalanan lebih efisien dan terhindar dari kepadatan,” tambahnya.

Di akhir keterangannya, Marupa menyampaikan harapan agar masyarakat dapat kembali dari kampung halaman dengan aman dan lancar.

”Kami mengucapkan selamat berkumpul bersama keluarga di momen Idulfitri. Semoga perjalanan masyarakat berlangsung aman, lancar, dan penuh kebahagiaan,” pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya