Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Bakom RI)

Politik

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

MINGGU, 22 MARET 2026 | 16:01 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto meluruskan isu yang beredar terkait kontribusi keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP).

Dalam sebuah pernyataan di Hambalang, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tidak pernah menjanjikan maupun berkomitmen untuk menyumbang dana sebesar 1 miliar dolar AS atau setara Rp17 triliun kepada BoP yang diinisiasi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

“Jadi, kita tidak pernah mengatakan bahwa kita mau ikut iuran 1 miliar dolar,” ujar Prabowo, seperti dikutip pada Minggu, 21 Maret 2026. 


Ia menekankan bahwa sejak awal tidak ada komitmen finansial apa pun dari Indonesia terkait keikutsertaan dalam BoP. 

Hal tersebut juga tercermin dari tidak hadirnya Indonesia dalam pertemuan para donor pendiri (founding donors) yang digelar sebelumnya di Washington.

“Tidak, tidak pernah. Dalam pertemuan di Washington pada 19 Februari lalu, itu adalah pertemuan founding donors. Mereka masing-masing menyumbang, mungkin ada yang lebih besar. Tapi Indonesia tidak ada di situ. Karena sejak awal, saat ditanya, saya tidak berkomitmen soal uang sama sekali,” tegas Prabowo.

Kepala negara menjelaskan, kontribusi Indonesia dalam inisiatif dewan perdamaian lebih diarahkan pada peran nyata di lapangan, yakni melalui pengiriman pasukan perdamaian guna membantu menjaga keamanan warga Gaza.

“Kita menyatakan siap mengirim pasukan perdamaian sesuai kebutuhan,” katanya.

Meski demikian, Prabowo membuka peluang kontribusi lain di masa mendatang, terutama apabila proses gencatan senjata berhasil dan pembangunan kembali Gaza mulai dilakukan. 

Indonesia, kata dia, memiliki rekam jejak dalam memberikan bantuan kemanusiaan, termasuk melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

“Kalau gencatan senjata berhasil dan pembangunan dimulai, bukan tidak mungkin Indonesia ikut serta. Kita punya Baznas, dan sebelumnya juga sudah membangun rumah sakit serta berbagai bantuan lainnya di sana,” jelasnya.

Namun demikian, ia kembali menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada komitmen apa pun dari Indonesia untuk menyetor dana sebagai bagian dari keanggotaan BoP.

“Tidak ada komitmen sama sekali,” pungkas Presiden.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Perlindungan Orang Utan Kalimantan dari Karhutla Terus Diperkuat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:43

Benarkah Hari Kliwon Lebih Rawan Kecelakaan?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:17

Lindungi Kehidupan Nelayan, KKP Segel Tambak Udang Tak Berizin di Karimunjawa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:46

Pasis Dikreg Seskoad Peroleh Doktrin Kepemimpinan dari Wapang TNI

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:20

Dampak MBG Bikin Konsumsi Protein Anak Naik hingga Hampir 80 Persen

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:57

Ekonomi Biru Dijaga, Nelayan Disejahterakan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:40

Peradi Profesional Dukung Langkah Presiden Bersih-bersih Mafia Tambang

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:16

DPR Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik di Batam-Bintan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:59

Staf Ahli Kapolri Pastikan Penanganan Maksimal Kabut Asap di Kalteng

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:43

Kepala BRAN dan Menteri PKP Bidik Percepatan Lahan untuk Rumah Rakyat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:20

Selengkapnya