Berita

Jalur puncak. (Foto: RMOL)

Nusantara

Jalur Puncak Berlakukan Skema One Way

MINGGU, 22 MARET 2026 | 09:33 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) diberlakukan di kawasan Puncak pada H+1 Idulfitri, Minggu pagi, 22 Maret 2026, untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan wisatawan.

Sejak pagi hari, arus kendaraan dari arah Jakarta menuju Puncak terus meningkat, sehingga petugas menerapkan skema one way ke arah atas guna menjaga kelancaran lalu lintas.

Pantau RMOL hingga pukul 09.00 WIB, arus lalu lintas masih diberlakukan satu arah menuju Puncak. Petugas terus memantau kondisi di lapangan dan akan melakukan penyesuaian rekayasa lalu lintas sesuai situasi.


Penerapan one way ini menjadi langkah antisipatif untuk mengurai potensi kepadatan yang kerap terjadi di jalur wisata tersebut saat libur panjang, termasuk momen Lebaran.

Masyarakat diimbau untuk mengikuti arahan petugas, memperhatikan rambu lalu lintas, serta merencanakan perjalanan dengan baik agar terhindar dari kepadatan.

Selain itu, pengendara juga diminta memastikan kondisi kendaraan prima dan menjaga keselamatan selama perjalanan, mengingat tingginya mobilitas wisatawan di kawasan Puncak pada masa libur Lebaran.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya