Berita

Korlantas Polri Agus Suryonugroho. (Foto: Dok. Polri)

Presisi

One Way Mudik Dihentikan, Korlantas Fokus Pengamanan Idulfitri

JUMAT, 20 MARET 2026 | 18:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Korps Lalu Lintas Polri resmi menghentikan skema rekayasa lalu lintas one way nasional pada arus mudik Lebaran 2026. Keputusan tersebut diambil setelah dilakukan evaluasi bersama jajaran kepolisian dan para pemangku kepentingan terkait.

Kakorlantas Polri, Agus Suryonugroho mengatakan, kondisi arus lalu lintas saat ini terpantau landai dan terkendali sehingga tidak lagi memerlukan penerapan sistem satu arah.

One way nasional yang diberlakukan sejak 18 Maret 2026 kami evaluasi dan per hari ini, Jumat 20 Maret 2026, kondisi arus cukup landai dan terkendali,” kata Agus di Command Center KM 29 Tol Jakarta-Cikampek, Jumat, 20 Maret 2026.


Atas persetujuan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, penerapan one way nasional pada arus mudik resmi dihentikan.

Penghentian sistem satu arah dilakukan setelah melalui tahapan sosialisasi kepada masyarakat serta sterilisasi jalur. Saat ini arus lalu lintas di jalur tol telah kembali normal di kedua arah, baik menuju Jakarta maupun ke wilayah Trans Jawa.

“Sekarang kondisi lalu lintas normal, baik yang mengarah ke Jakarta maupun ke Semarang,” katanya.

Selanjutnya, Korlantas akan memfokuskan pengamanan pada rangkaian Hari Raya Idulfitri 2026, mulai dari malam takbiran, pelaksanaan Salat Id, hingga pengamanan sejumlah destinasi wisata.

“Jumat malam ini kami mempersiapkan pengamanan Idulfitri, baik takbiran, Salat Id, maupun tempat-tempat wisata yang akan kami amankan,” ujar Agus.

Di sisi lain, Korlantas juga mulai menyiapkan strategi pengaturan arus balik Lebaran. Sejumlah skenario rekayasa lalu lintas tengah disusun, termasuk kemungkinan penerapan kembali one way nasional serta penggunaan tol fungsional.

“Kami bersama stakeholder menyusun skenario rekayasa lalu lintas arus balik, termasuk kemungkinan penggunaan tol fungsional, alih arus, serta pemanfaatan teknologi pemantauan lalu lintas sebelum eksekusi one way nasional arus balik,” pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya