Berita

Ilustrasi

Politik

Kerja Sigap TNI Harus Diapresiasi dan jadi Contoh

KAMIS, 19 MARET 2026 | 21:35 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Langkah cepat yang dilakukan TNI dalam menangani kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus sudah sepatutnya diapresiasi.

Pembina Rumah Nusantara, Risat Sanger memandang, respons sigap tersebut mencerminkan komitmen institusi dalam menegakkan keadilan sekaligus menjaga kepercayaan publik.

“Ini seharusnya bisa menjadi contoh bagi penegak hukum di lingkungan peradilan sipil dalam menangani kasus-kasus serupa yang hingga kini belum terungkap secara tuntas,” ujar Risat kepada wartawan, Kamis 19 Maret 2026.


Ia menyinggung sejumlah kasus besar yang hingga kini masih menyisakan tanda tanya di tengah masyarakat, termasuk peristiwa penembakan di KM 50 dan berbagai kasus lain yang diduga melibatkan aparat penegak hukum.

“Publik tentu membandingkan. Ketika ada institusi yang bergerak cepat dan transparan, itu menjadi standar baru. Penegakan hukum tidak boleh tebang pilih dan harus memberikan kepastian,” tegasnya.

Di sisi lain, Risat juga mengingatkan adanya indikasi upaya sistematis untuk mendiskreditkan peran TNI. 

Berdasarkan berbagai laporan yang beredar, ia menyebut sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Indonesia diduga menerima pendanaan dari pihak asing yang bertujuan membangun opini negatif terhadap TNI sebagai alat pertahanan negara.

“Kondisi ini sangat memprihatinkan. Nasionalisme tidak boleh diperjualbelikan. Jangan sampai kepentingan sesaat mengorbankan keutuhan dan kepercayaan terhadap institusi negara,” pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya