Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus. (Fot0: Dok. Humas MK)
Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus. (Fot0: Dok. Humas MK)
Wakil Menteri HAM, Mugiyanto mengatakan, bahwa langkah cepat Polri dan TNI patut diapresiasi, namun hal itu belum cukup jika tidak diikuti dengan proses hukum yang transparan dan akuntabel.
"Sehubungan dengan adanya perbedaan informasi yang berkembang antara Polri dan TNI, maka penting untuk memastikan adanya koordinasi yang kuat dan konsistensi data antar-aparat penegak hukum, agar tidak menimbulkan kebingungan di ruang publik serta menjaga integritas proses penanganan perkara," kata Mugiyanto dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 19 Maret 2026.
Populer
Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54
Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48
Senin, 09 Maret 2026 | 00:13
Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46
Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27
Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15
Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14
UPDATE
Kamis, 19 Maret 2026 | 20:16
Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15
Kamis, 19 Maret 2026 | 19:51
Kamis, 19 Maret 2026 | 19:24
Kamis, 19 Maret 2026 | 19:20
Kamis, 19 Maret 2026 | 19:07
Kamis, 19 Maret 2026 | 19:05
Kamis, 19 Maret 2026 | 18:42
Kamis, 19 Maret 2026 | 18:29
Kamis, 19 Maret 2026 | 17:41