Berita

Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan Menteri Pertahanan Vladimir Padrino Lopez (Foto: AP)

Dunia

Presiden Sementara Venezuela Copot Menhan Andalan Maduro

KAMIS, 19 MARET 2026 | 12:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodríguez, mengguncang lingkaran kekuasaan dengan melakukan perombakan besar kabinet, termasuk mencopot jenderal andalan era Nicolás Maduro dari kursi strategis pertahanan.

Rodríguez mengumumkan penunjukan Jenderal Gustavo González López sebagai menteri pertahanan yang baru untuk menggantikan Jenderal Vladimir Padrino López, sosok yang selama ini menjadi pilar utama dukungan militer terhadap Maduro.

Melalui kanal Telegram-nya, Rodríguez menyampaikan apresiasi kepada Padrino López atas pengabdiannya. 


"Kami berterima kasih kepada Vladimir Padrino Lopez atas kesetiaannya kepada tanah air dan karena selama bertahun-tahun telah menjadi prajurit pertama dalam membela negara kita,” kata Rodriguez," tulisnya, seperti dikutip dari Associated Press, Kamis, 19 Maret 2026. 

Langkah ini diambil lebih dari sepuluh minggu setelah Rodríguez menjabat sebagai kepala negara sementara, menyusul operasi militer Amerika Serikat pada 3 Januari yang menangkap Maduro untuk diadili di AS atas tuduhan perdagangan narkoba.

Sejak saat itu, pemerintahan Presiden Donald Trump meningkatkan tekanan terhadap para loyalis Maduro yang masih mengendalikan negara kaya minyak tersebut.

González López dikenal memiliki latar belakang intelijen yang kuat. Ia pernah menghadapi sanksi Amerika Serikat atas perannya dalam penindakan terhadap aksi protes jalanan pada 2014. 

Sejak 6 Januari, ia menjabat sebagai komandan jenderal pengawal kehormatan presiden sekaligus memimpin badan kontraintelijen militer yang ditakuti.

Sementara itu, Padrino López merupakan salah satu pejabat dengan masa jabatan terpanjang sejak Maduro berkuasa pada 2013 dan menjadi menteri pertahanan sejak 2014, menjadikannya figur kunci dalam menopang kekuatan militer Venezuela selama lebih dari satu dekade.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya