Berita

Duta Besar Amerika Serikat untuk Israel, Mike Huckabee dan PM Israel Benjamin Netanyahu (Foto: X)

Dunia

Netanyahu Sesumbar Habisi Lebih Banyak Elite Iran di Video Terbaru

RABU, 18 MARET 2026 | 14:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali muncul ke publik untuk membantah rumor kematiannya yang beredar luas di tengah perang dengan Iran. 

Lewat video terbaru yang diunggah di akun X pribadinya, Rabu, 18 Maret 2026, Netanyahu justru mengejek isu tersebut sembari melontarkan ancaman baru terhadap para elite Teheran.

Dalam video itu, Netanyahu terlihat bertemu Duta Besar Amerika Serikat untuk Israel, Mike Huckabee. 


Huckabee menyampaikan bahwa Presiden AS Donald Trump memintanya memastikan kondisi Netanyahu. 

“Ya, Mike. Ya. Aku masih hidup," kata Netanyahu, menegaskan dirinya masih hidup sambil menyindir rumor yang beredar.

Tak berhenti di situ, Netanyahu kemudian mengeluarkan kartu dari sakunya dan menyebutnya sebagai “punch card”. 

“Jadi ini punch card. Hari ini aku menghapus dua nama di kartu ini, dan lihat berapa banyak lagi yang harus dihapus di kelompok ini," ucap Netanyahu.

Dua nama yang dimaksud merujuk pada tokoh Iran, Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani, yang sebelumnya diklaim telah dieliminasi dalam serangan Israel. 

Netanyahu menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari strategi menghentikan ambisi nuklir Iran.

“Kita sedang menyingkirkan orang-orang gila yang ingin mengembangkan senjata nuklir. Kita sedang memusnahkan mereka,” tegasnya.

Lebih lanjut, Netanyahu menyatakan operasi militer Israel bersama Amerika Serikat akan terus berlanjut untuk melemahkan rezim Iran. 

“Kami sedang melemahkan rezim ini dengan harapan memberi rakyat Iran kesempatan untuk menggulingkannya,” ujarnya, seraya menekankan bahwa perubahan di Iran pada akhirnya bergantung pada rakyatnya sendiri.

Ia juga mengungkap adanya koordinasi intens antara militer Israel dan AS, baik melalui serangan langsung maupun tekanan tidak langsung. Netanyahu bahkan memberi sinyal akan adanya langkah-langkah tak terduga ke depan. 

“Masih banyak kejutan lainnya. Kami tidak akan mengungkapkan semua strateginya di sini,” kata dia.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya