Berita

Penanganan insiden kecelakaan di ruas Tol Pejagan–Pemalang KM 259.300 A, Desa Banjaratma, Bulakamba, Kabupaten Brebes pada Selasa malam, 17 Maret 2026. (Foto: Polres Brebes)

Nusantara

Kecelakaan di Tol Pejagan–Pemalang KM 259 Memakan Korban Jiwa

RABU, 18 MARET 2026 | 13:21 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polres Brebes menangani dengan cepat kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Bus PO Zentrum MK dengan mobil Daihatsu pick up di ruas Tol Pejagan–Pemalang KM 259.300 A, Desa Banjaratma, Bulakamba, Kabupaten Brebes pada Selasa malam, 17 Maret 2026.

Petugas Kepolisian tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan dalam waktu kurang dari 10 menit sejak laporan terjadinya kecelakaan dan langsung mengevakuasi korban, pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), serta pengaturan arus lalu lintas guna mencegah terjadinya kemacetan dan kecelakaan lanjutan.

“Kami langsung ke TKP begitu menerima laporan, anggota datang kurang dari 10 menit dan sudah berada di lokasi untuk menolong para korban. Ini menjadi prioritas kami agar korban segera mendapatkan bantuan medis,” kata Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah pada Rabu, 18 Maret 2026.


Dalam peristiwa ini satu orang penumpang bus meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara 33 orang lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan hasil olah TKP awal, kecelakaan bermula saat Bus Mercedes Benz PO Zentrum bernomor polisi K-7603-OF yang dikemudikan oleh Wahyu (32) melaju dari arah barat ke timur dan berupaya mendahului kendaraan lain melalui bahu jalan sebelah kiri. 

Pada saat bersamaan, terdapat mobil Daihatsu pick up bernomor polisi B-9108-BBI yang sedang berhenti di bahu jalan dikarenakan mengalami kendala teknis.

"Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari hingga bus menabrak bagian belakang pick up dan terguling ke sisi utara jalan tol," kata Lilik.

Dalam penanganan tersebut, korban meninggal dunia atas nama STM (60) segera dievakuasi, sementara puluhan korban luka langsung dilarikan ke RS Bhakti Asih Brebes dan RSUD Brebes untuk mendapatkan perawatan medis secara intensif.



Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya