Berita

Ilustrasi Pawai Ogoh-Ogoh (Sumber: Gemini Generated Image)

Nusantara

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

SELASA, 17 MARET 2026 | 17:50 WIB | OLEH: TIFANI

Perayaan Hari Raya Nyepi 2026 di Bali kembali menjadi momen yang dinantikan, tidak hanya oleh umat Hindu, tetapi juga wisatawan dari berbagai daerah hingga mancanegara. Salah satu tradisi yang paling menyedot perhatian adalah pawai ogoh-ogoh, yaitu arak-arakan patung raksasa yang melambangkan sifat buruk manusia serta energi negatif yang harus disucikan sebelum memasuki hari Nyepi.

Pawai ogoh-ogoh biasanya digelar sehari sebelum Nyepi, tepatnya saat malam Pengerupukan. Pada momen ini, berbagai desa adat di Bali menampilkan ogoh-ogoh dengan bentuk unik, kreatif, dan artistik, diiringi tabuhan gamelan serta atraksi budaya yang meriah dan penuh semangat.

Tak heran jika banyak wisatawan mulai mencari informasi lokasi terbaik untuk menonton pawai ogoh-ogoh Nyepi 2026 di Bali. Beberapa titik bahkan selalu menjadi pusat keramaian karena menghadirkan ogoh-ogoh terbaik dari masing-masing banjar.


Berikut rekomendasi tempat nonton ogoh-ogoh 2026 di Bali yang bisa Anda kunjungi:

Simpang Catur Muka, Denpasar

Kawasan Simpang Catur Muka merupakan pusat Kota Denpasar yang setiap tahun menjadi titik favorit untuk menyaksikan pawai ogoh-ogoh. Ribuan penonton memadati area ini untuk melihat parade dari berbagai banjar.
Ogoh-ogoh dari Banjar Tainsiat dan Banjar Gemeh kerap menjadi yang paling dinanti karena detail dan kreativitasnya.

Kawasan Renon

Renon dikenal sebagai kawasan elite yang selalu ramai saat malam Pengerupukan. Area sekitar Plaza Renon dan Jalan Cok Agung Tresna menjadi pusat pertunjukan ogoh-ogoh dari banjar-banjar setempat.

Kawasan Sanur

Sanur tidak hanya terkenal sebagai destinasi sunrise, tetapi juga menjadi lokasi favorit untuk menonton ogoh-ogoh.
Rute pawai biasanya melintasi Banjar Taman – McD Sanur – Perempatan KFC Sanur, dengan suasana yang meriah dan padat penonton.

Festival Budaya Sesetan

Festival Budaya Sesetan menjadi salah satu agenda paling dinanti menjelang Nyepi. Lomba ogoh-ogoh digelar pada 16–18 Maret 2026 dengan puncak acara pada 18 Maret.

Berlokasi di Lapangan Pameran Desa Adat Sesetan, festival ini menjadi ajang kreativitas para pemuda (sekaa teruna).

Padangsambian (Parade Sandikala)

Padangsambian menggelar parade ogoh-ogoh bertajuk Sandikala yang diikuti sekitar 13 peserta. Pawai berlangsung pada 18 Maret 2026 dan melintasi Jalan Teuku Umar Barat.

Kawasan Kuta

Kuta yang terkenal dengan wisata pantainya juga menjadi lokasi favorit wisatawan untuk menyaksikan ogoh-ogoh. Area dari Ground Zero hingga sekitar Pantai Kuta akan dipadati peserta dan penonton.

Kawasan Nusa Dua

Nusa Dua turut menyelenggarakan pawai ogoh-ogoh di kawasan wisata yang tertata rapi. Acara biasanya dipusatkan di Catus Pata Desa Adat Bualu.

Garuda Wisnu Kencana (GWK)

Garuda Wisnu Kencana Cultural Park menawarkan pengalaman menonton ogoh-ogoh dalam kawasan wisata terpadu. Pawai dijadwalkan pada 22 Maret 2026, dengan tiket masuk sekitar Rp150.000.

Puspem Badung

Pusat Pemerintahan Badung juga menjadi lokasi penyelenggaraan ogoh-ogoh terbaik hasil seleksi dari berbagai zona di Badung. Peserta berasal dari sejumlah sekaa teruna unggulan, termasuk dari wilayah Seminyak.

Kota Singasana, Tabanan

Kota Singasana menjadi pusat Festival Ogoh-Ogoh Singasana III yang berlangsung pada 13–15 Maret 2026. Festival ini merupakan bentuk apresiasi bagi sekaa teruna di Kabupaten Tabanan dengan menampilkan ogoh-ogoh terbaik mereka.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya