Berita

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

Pengiriman Pasukan RI ke Gaza Ditunda Imbas Perang Iran

SELASA, 17 MARET 2026 | 16:25 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah RI memutuskan menunda rencana pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza menyusul meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

“Semua di-hold. Di-hold,” ungkap Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Selasa, 17 Maret 2026.

Prasetyo juga menambahkan bahwa penundaan ini belum memiliki batas waktu yang pasti.


“Ya sampai batas waktu yang belum ditentukan,” lanjutnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesiapan Indonesia untuk terlibat aktif dalam misi perdamaian Gaza di bawah International Stabilization Force (ISF) dengan mengerahkan lebih dari 8.000 personel.

“Kami menegaskan kembali komitmen kami untuk menyumbangkan sejumlah besar pasukan, hingga 8.000 atau lebih jika perlu. Kami siap menyumbangkan pasukan untuk berpartisipasi aktif dalam pasukan stabil internasional untuk mewujudkan perdamaian ini,” tegas Prabowo dalam forum Board of Peace (BoP) di Washington, Amerika Serikat, Kamis, 19 Februari 2026.

Namun, seiring meningkatnya ketegangan kawasan, pemerintah Indonesia memilih untuk menahan langkah tersebut dan memprioritaskan aspek keselamatan serta stabilitas nasional, termasuk perlindungan warga negara Indonesia di wilayah terdampak konflik.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI juga telah menyatakan bahwa pembahasan terkait implementasi Board of Peace untuk sementara ditangguhkan, sembari terus memantau dinamika konflik dan menyiapkan langkah antisipatif yang diperlukan.

“Tidak ada meeting atau pembahasan khusus terkait BoP dalam seminggu terakhir ini,” kata Jubir Kemlu, Yvonne Mewengkang.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Sempat Kaget, Legislator Golkar Bersyukur Budi Arie Klarifikasi dan Minta Maaf

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:20

KPK Tahan Gatot Heroe Hernanda, Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:10

DPRD Siap Bongkar Oknum Parpol dan Ormas Minta Jatah Proyek SD Rembang

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:05

Netflix Umumkan Pemeran Baru One Piece Season 3, Siap Hidupkan Kisah Battle of Alabasta

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:53

Bank Berwenang Menunda Transaksi Sesuai UU TPPU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:52

Daftar 6 Perusahaan di Kalimantan Disanksi Kemenhut Buntut Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:49

Unhan Terbitkan Edaran Penggunaan Hijab bagi Kadet Putri Muslim

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:44

Diduga Terima Mobil hingga Rumah Mewah, Anggota DPRD Kota Bengkulu Diselidiki KPK

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:37

Pertamina Eco RunFest 2026, Hadirkan Tujuh Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:27

Lolly Suhenty: Kerja Kehumasan Bawaslu Menjaga Halaman Rumah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:26

Selengkapnya