Berita

Suasana mudik di Terminal Kp. Rambutan, Jakarta Timur, Selasa, 17 Maret 2026). (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Politik

Pemudik Rela Panas-panasan Menunggu Bus di Terminal Kp. Rambutan

SELASA, 17 MARET 2026 | 16:04 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kepadatan pemudik di Terminal Kampung (Kp.) Rambutan, Jakarta Timur, masih melonjak hingga Selasa siang, 17 Maret 2026.

Pantauan RMOL, para pemudik nampak duduk di bagian luar pintu masuk Terminal Kp. Rambutan sebelah barat.

Bagian ini merupakan pusat ngetem bus jurusan Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sementara di arah sebaliknya, merupakan tempat ngetem bus jurusan Jawa Barat hingga Banten.


Para pemudik nampak membawa sejumlah kardus berukuran cukup besar, dan juga tas gemblok serta koper.

Beberapa di antara mereka nampak sabar menunggu kedatangan bus tujuan Magelang-Yogyakarta, Jawa Tengah.

"Dari dua jam lalu saya sudah datang, sembari nyantai aja di sini," ujar Amin, salah seorang penumpang.

Di ruang tunggu bagian dalam, pemudik yang memiliki tujuan ke Jawa Barat juga masih menunggu kedatangan busnya.

"Setahun sekali aja sih pulang kampung, jadi udah biasa panas-panasan gini," kata Nina sembari mengipas-ngipas wajahnya menggunakan kipas tangan.

Di musim mudik seperti yang biasa-biasa terjadi, pedagang asongan juga nampak memanfaatkan momentum untuk meningkatkan penjualannya.

Rerata, mereka menjual makanan matang seperti gorengan, lontong, hingga kacang-kacangan, serta minuman dingin.

Ada pula yang menjajakan dagangan miniatur kuda liar berbahan dasar kayu.

Pihak Dinas Perhubungan dan juga Kepolisian, masih terus bersiaga di sekeliling Terminal Kp. Rambutan. Bahkan, terdapat Pos Pelayanan dalam Rangka Pengamanan Perayaan Idulfitri 1447 Hijriyah.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya