Berita

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho (Foto: Divhumas Mabes Polri)

Presisi

Arus Mudik Belum Memuncak, 72 Persen Warga Masih di Jakarta

SELASA, 17 MARET 2026 | 13:20 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sebanyak 72 persen pemudik diperkirakan masih belum melakukan perjalanan keluar Jakarta. Sementara itu, baru sekitar 28 persen atau setara dengan 3,5 juta kendaraan yang telah meninggalkan ibu kota.

Data pada H-5 atau Senin 16 Maret 2026 tersebut disampaikan oleh Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Agus Suryonugroho. 

“Dari proyeksi 3,5 juta kendaraan yang menuju Trans Jawa, Jawa Barat, hingga ke Cikupa, Banten dan Sumatera, saat ini baru 28 persen yang sudah meninggalkan Jakarta. Artinya, kami masih mengelola sekitar 72 persen sisanya,” ujar Agus kepada wartawan di Jakarta, Selasa, 17 Maret 2026.


Agus menjelaskan bahwa tren di lapangan menunjukkan adanya peningkatan arus kendaraan. Oleh karena itu, puncak arus mudik kedua diperkirakan akan terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026, dengan perkiraan Waktu sekitar pukul 10.00 - 12.00 WIB.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Polri akan menerapkan skema one way nasional guna mengurai kepadatan.

“Puncak arus mudik diperkirakan tanggal 18. Pada hari itu, antara pukul 10 sampai 12 siang, akan diberlakukan one way nasional,” kata Agus.

Selain skema one way, Polri juga menyiapkan berbagai rekayasa lalu lintas dengan memanfaatkan tol fungsional di sejumlah titik strategis. 

“Ada pengalihan tol fungsional di Japek Selatan. Nanti ini sangat strategis untuk memecah pada saat arus balik, jadi Sadang sampai ke Deltamas sampai Setu ini bisa digunakan. Termasuk di Bocimi, Parungkuda sampai Karangtengah sehingga nanti yang harusnya jalan arteri Cibadak ini nanti bisa terurai," katanya. 

"Termasuk juga yang ada di Solo-Jogja, yang dari Probolinggo ke Besuki sampai Paiton, termasuk dari Semarang-Bawen sampai Ambarawa sudah difungsionalkan,” pungkas  Agus. 

Dengan berbagai langkah tersebut, Polri berharap distribusi arus kendaraan selama periode mudik Lebaran dapat berjalan lebih lancar dan terkendali.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya