Berita

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyapa pemudik di kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat. (Foto: Berita Jakarta)

Nusantara

Jakarta Terbuka Bagi Pendatang

SELASA, 17 MARET 2026 | 12:40 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen sebagai kota yang inklusif dan terbuka bagi siapa saja. 

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan Pemprov DKI tidak akan menggelar operasi yustisi bagi pendatang baru yang datang ke Jakarta.

"Saat kembali ke Jakarta, tentunya sebagai Pemerintah DKI Jakarta kami mengharapkan siapapun yang akan kembali dan masuk Jakarta, Jakarta terbuka," ujar Pramono, usai melepas ribuan pemudik gratis di kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Selasa, 17 Maret 2026.


Meski tidak melakukan operasi yustisi, namun Gubernur mengingatkan masyarakat yang akan datang ke Jakarta agar memiliki ketrampilan dan keahlian sesuai yang dibutuhkan dunia usaha.

Sebab menurutnya, kehidupan di Jakarta tak hanya menuntut kerja keras namun juga harus memiliki keterampilan untuk memperbaiki kesejahteraan hidup.

"Karena kehidupan di Jakarta tidak seperti yang digambarkan bahwa baik-baik saja, ternyata tidak. Harus bekerja keras untuk bisa melakukan itu. Dan kami sudah memutuskan tidak akan ada operasi yustisi. Jadi, Jakarta terbuka bagi siapa saja," jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Pramono juga berpesan kepada para pemudik agar menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan selama perjalanan. Ia pun meminta masyarakat yang mudik agar tidak memberikan harapan kepada keluarganya untuk bekerja di Jakarta tanpa ketrampilan.

"Dan nanti kalau mau pulang kampung, atau pulang ke Jakarta, Jakarta terbuka bagi siapa saja. Tetapi jangan menjanjikan sesuatu yang ngiming-ngimingi atau mengharapkan sesuatu yang ternyata tidak semua orang bisa bertarung di Jakarta," tandas Pramono.


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:23

Api Ludeskan Rumah Tinggal di Cakung Timur

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:14

BNI Geber Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:01

Baznas dan Sound Rhythm Ajak Nonton Bola Sambil Sedekah

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:47

Rano Karno Targetkan 500 Penyanyi Tampil di Bundaran HI

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:16

Simpul Nominee Rumah Sentul

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:00

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Capai 1,13 Juta Penonton

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:52

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:45

KPK Rampungkan Analisis Laporan Penolakan Gratifikasi Raja Juli

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:34

Wamen Investasi: Kepastian Hukum Jadi Faktor Penting Tarik Investor Asing

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:22

Selengkapnya