Berita

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani. (Foto: Istimewa)

Nusantara

BMKG Perkuat Sistem Observasi di Peringatan Hari Meteorologi Dunia ke-76

SELASA, 17 MARET 2026 | 11:37 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Hari Meteorologi Dunia (HMD) ke-76, yang akan jatuh pada 23 Maret 2026, dimanfaatkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebagai momentum untuk memperkuat komitmen dalam sistem observasi cuaca dan iklim.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa observasi yang dilakukan saat ini merupakan investasi bagi keselamatan generasi mendatang, serta sangat relevan bagi Indonesia sebagai negara kepulauan tropis yang memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana hidrometeorologi.

“Tema Hari Meteorologi Dunia tahun ini mengingatkan kita bahwa setiap data yang dikumpulkan hari ini adalah bagian dari perlindungan masa depan bangsa,” ujar Faisal dalam jumpa pers di kantor BMKG, Jakarta Pusat, Selasa 17 Maret 2026.


Faisal menegaskan, BMKG berkomitmen untuk terus memperkuat sistem observasi, memperluas jaringan, dan meningkatkan layanan agar masyarakat Indonesia semakin terlindungi serta siap menghadapi tantangan perubahan iklim.

Dalam peringatan HMD 2026, BMKG mengusung tema Mengamati Hari ini, Melindungi Masa Depan Indonesia. Dari tema ini, Faisal menyatakan bahwa BMKG akan mengintegrasikan pengamatan cuaca terkini dengan strategi perlindungan jangka panjang, sebagai fondasi perlindungan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

“Tantangan nyata perubahan iklim dan urbanisasi, yang meningkatkan intensitas dan frekuensi kejadian ekstrem, kian mendesak kebutuhan sistem peringatan dini demi melindungi masyarakat,” kata Faisal.

“Maka dari itu, informasi cuaca dan iklim yang akurat serta berkelanjutan menjadi modal utama perlindungan masa depan,” tambahnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya