Berita

Kemlu RI (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

Kemlu Ungkap Kondisi WNI usai Serpihan Drone Jatuh Dekat Bandara Dubai

SELASA, 17 MARET 2026 | 10:24 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam insiden jatuhnya serpihan drone di sejumlah wilayah Uni Emirat Arab (UEA).

“Sejauh ini tidak terdapat laporan WNI yang menjadi korban ataupun yang meminta bantuan terkait insiden tersebut," ungkap laporan Plt Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kemlu RI Heni Hamidah dalam keterangan tertulis, Selasa, 17 Maret 2026. 

Dikatakan Heni, pihaknya telah menerima laporan mengenai beberapa kejadian jatuhnya serpihan drone di wilayah Dubai, Fujairah, dan Umm Al Quwain pada Senin, 16 Maret 2026.


Insiden itu mengakibatkan kebakaran di sejumlah titik termasuk di dekat Bandara Internasional Dubai. 

“Perwakilan RI melaporkan terdapat beberapa insiden jatuhnya serpihan drone di sejumlah wilayah di Dubai, Fujairah, dan Umm Al Quwain yang menyebabkan kebakaran di beberapa titik, termasuk di area dekat Dubai International Airport (DXB),” ungkap Heni. 

Ia menjelaskan, otoritas setempat segera bergerak cepat menangani kejadian tersebut. Hingga saat ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa akibat peristiwa yang sempat menimbulkan kepanikan di beberapa titik wilayah tersebut.

Akibat insiden tersebut, operasional penerbangan di Dubai International Airport (DXB) sempat ditunda hingga pukul 10.00 waktu setempat.

Sejumlah penerbangan internasional pun dialihkan ke bandara terdekat demi menjaga keselamatan penerbangan.

Dampak pengalihan pendaratan juga dialami dua penerbangan maskapai Emirates dari Indonesia menuju Dubai. 

Penerbangan EK 359 rute Jakarta-Dubai dialihkan mendarat di Zayed International Airport dengan perkiraan 309 penumpang, sementara penerbangan EK 399 rute Denpasar-Dubai dialihkan mendarat di Al Maktoum International Airport dengan perkiraan sekitar 300 penumpang.

Menurut Heni, Kemlu akan terus terus memantau perkembangan situasi untuk menjamin keselamatan WNI. 

"Perwakilan RI terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan otoritas setempat serta maskapai terkait untuk memastikan kelancaran perjalanan WNI yang terdampak,” pungkasnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya