Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Pasar Eropa Bangkit dari Tekanan, STOXX 600 Ditutup Hijau

SELASA, 17 MARET 2026 | 07:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa akhirnya berhasil melepaskan diri dari tekanan setelah tiga hari beruntun terperosok di zona merah. 

Pada penutupan perdagangan Senin 16 Maret 2026 waktu setempat, indeks STOXX 600 bangkit dan menguat 0,44 persen ke level 598,47, sebuah pembalikan arah yang cukup melegakan setelah sempat lunglai di awal sesi. 

Angin segar ini berhembus seiring mulai meredanya harga minyak mentah dunia, didorong oleh harapan pulihnya lalu lintas pengiriman di Selat Hormuz yang menjadi urat nadi energi global.


Bursa regional utama juga menghijau. Indeks DAX Jerman menguat 0,50 persen atau 116,72 poin menjadi 23.564,01.  CAC Prancis menguat 0,31 persen atau 24,44 poin ke posisi 7.935,97. Sedangkan FTSE 100 Inggris bertambah 0,55 persen atau 56,54 poin menjadi 10.317,69 dan 

Sentimen pasar kali ini juga diwarnai oleh spekulasi investor terhadap langkah politik Amerika Serikat. Banyak pihak meyakini pemerintahan Donald Trump akan berupaya meredam konflik di Timur Tengah lebih cepat guna menjaga stabilitas ekonomi domestik menjelang pemilu paruh waktu. 

Di sisi lain, perhatian kini tertuju sepenuhnya pada pergerakan para petinggi bank sentral dunia, mulai dari Jerome Powell hingga Christine Lagarde, yang dijadwalkan memberikan proyeksi ekonomi terbaru terkait dampak ketegangan geopolitik terhadap laju inflasi dan suku bunga.

Dinamika di lantai bursa pun terasa kian kontras melalui pergerakan saham-saham individu. Commerzbank sukses terbang 9 persen menyusul manuver UniCredit yang ingin memperkuat kepemilikannya, sementara raksasa alat bantu dengar Amplifon justru tumbang 14 persen ke titik terendah dalam sembilan tahun akibat beban akuisisi besar terhadap GN Store Nord. 

Meski demikian, optimisme jangka menengah tetap terjaga, terbukti dengan langkah Goldman Sachs yang berani mematok target lebih tinggi bagi indeks FTSE 100 Inggris untuk 12 bulam ke depan, ke level 10.800 poin dari sebelumnya 10.400 poin.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Iran Tak Terima Dituding Langgar Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:21

Riak Penolakan Jokowi di Lampung, Baliho Sambutan Raib

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:01

Ramai di Medsos, Purbaya Respons Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:59

Ajukan Kasasi, Kerry Riza Anggap Putusan PT DKI Janggal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:46

Harga Minyak Anjlok ke Level 71 Dolar AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:39

bank bjb Perluas Kolaborasi dengan Whuush Ojol, Kadin Jabar dan MUJ

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:38

AS Serang Target Militer Iran, Balas Serangan Drone terhadap Kapal Kargo di Selat Hormuz

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:21

Emas Antam Naik Usai Mandek Dua Hari Beruntun

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:09

Trump Sebut Iran Lakukan Pelanggaran Bodoh Terkait Pelanggaran Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:51

Emas Rebound 1,3 Persen usai Data Inflasi AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:33

Selengkapnya