Berita

UMKM binaan Telkom. (Foto: Humas Telkom)

Bisnis

Telkom Perkuat Pemberdayaan Perempuan Lewat Pengembangan UMKM

SELASA, 17 MARET 2026 | 04:21 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pemberdayaan perempuan melalui program pendampingan dan pengembangan UMKM binaan di berbagai daerah.

Melalui ekosistem pembinaan yang terintegrasi, termasuk melalui Rumah BUMN Telkom, perusahaan berupaya meningkatkan kapasitas pelaku usaha, khususnya perempuan agar mampu berkembang, beradaptasi dengan perkembangan digital, serta memperluas akses pasar secara nasional maupun internasional.

Upaya tersebut menjadi semakin relevan mengingat UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional, dengan kontribusi signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi.


Tingginya partisipasi perempuan sebagai pelaku usaha di sektor ini menjadikan penguatan kapasitas dan akses pasar bagi perempuan sebagai faktor penting dalam mendorong ekonomi yang lebih inklusif.

SGM Social Responsibility Telkom, Hery Susanto mengatakan, sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan, Telkom tidak hanya berfokus pada penguatan konektivitas dan transformasi teknologi, juga berkomitmen mengoptimalkan inovasi untuk menciptakan dampak sosial dan lingkungan yang nyata.

Ia berharap, melalui pendampingan ini setiap solusi yang dihasilkan oleh perempuan penggerak UMKM dapat memiliki model keberlanjutan yang kuat.

"Aksi dari para perempuan tangguh ini menjadi harapan dalam menjaga keseimbangan alam sekaligus memperkuat ekonomi lokal demi masa depan yang lebih baik,” ujar Hery dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Senin malam, 16 Maret 2026.

Contoh perempuan penggerak UMKM binaan Telkom adalah Dini Windu Asih, pemilik usaha kuliner Mbrebes Milli, yang bergabung sebagai UMKM binaan Telkom pada Januari 2025. Komunitas ini lahir dari kerinduan akan kehangatan masakan seorang ibu.

Nama Mbrebes Milli, yang dalam bahasa Jawa menggambarkan air mata yang mengalir saat memotong bawang merah, kini bertransformasi menjadi simbol perjuangan dan kemandirian bagi kelompok ibu-ibu di tingkat kelurahan.

Sebagai ketua komunitas, Dini aktif mengajak anggotanya bergabung dalam ekosistem Rumah BUMN Telkom. Melalui program pendampingan yang terstruktur, pelaku usaha perempuan mendapatkan pembekalan kurikulum bisnis komprehensif mulai dari Go Modern, Go Digital, Go Online, hingga Go Global.

Pendampingan ini tidak hanya meningkatkan kapasitas usaha, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan diri para pelaku UMKM perempuan untuk memperluas pasar melalui pemanfaatan kanal digital.

Semangat kemandirian perempuan juga tecermin melalui inisiatif Tano Puan, usaha milik Siska Elvi Yunita yang terpilih sebagai salah satu program terbaik dalam Bumi Berseru Fest 2025, kompetisi aksi lingkungan yang diinisiasi oleh Telkom.

Nama Tano Puan berasal dari bahasa Batak, yaitu Tano (tanah) dan Puan (perempuan), yang merepresentasikan peran perempuan dalam menjaga dan mengelola lingkungan secara berkelanjutan.

Berangkat dari pengalaman pribadi sebagai korban konflik lahan gambut, Siska mendorong lahirnya pendekatan sustainable entrepreneurship yang memberdayakan perempuan sebagai agen perubahan.

Melalui kelompok Srikandi Purun Jaya, para perempuan mengolah tanaman purun menjadi produk ecocraft bernilai ekonomi tinggi sekaligus berkontribusi dalam menjaga kelestarian ekosistem lahan gambut.

Berbagai inisiatif pemberdayaan tersebut juga sejalan dengan implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG) Telkom melalui program GoZero -- Sustainability Action by Telkom Indonesia, khususnya pada pilar Sosial, Empower our People yang berfokus pada program pemberdayaan berbasis digital bagi komunitas.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Telkom juga terus berkontribusi dalam mendukung pencapaian United Nations Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-5 tentang Kesetaraan Gender.

Dengan memperkuat peran perempuan dalam pengembangan UMKM, Telkom berharap dapat terus mendorong terciptanya ekosistem ekonomi yang inklusif sekaligus menghadirkan dampak sosial dan lingkungan yang berkelanjutan bagi masyarakat.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya