Berita

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) periode 2014–2016, Yuddy Chrisnandi. (Foto: Dok. Pribadi)

Politik

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

MINGGU, 15 MARET 2026 | 22:32 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) periode 2014–2016, Yuddy Chrisnandi menegaskan pentingnya keselarasan visi antara menteri dan presiden dalam menjalankan roda pemerintahan.

Menurut Yuddy, seorang menteri tidak hanya harus memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi) kementerian yang dipimpinnya, tetapi juga harus sejalan dengan visi kepala negara agar kebijakan pemerintah dapat berjalan efektif.

Ia menuturkan, saat menjabat sebagai Menteri PAN-RB pada era pemerintahan Joko Widodo, kementerian yang dipimpinnya memiliki peran strategis dalam memperbaiki sistem birokrasi dan pelayanan publik di Indonesia.


Yuddy menjelaskan, Menteri PAN-RB memiliki sejumlah kewenangan penting, termasuk memberikan sanksi kepada instansi pemerintah yang dinilai lalai dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, kementerian tersebut juga berperan dalam penataan sistem administrasi pemerintahan agar lebih efektif, transparan, dan akuntabel.

Tidak hanya itu, Menteri PAN-RB juga menjadi bagian dari tim penilai akhir dalam proses pengisian jabatan tinggi pemerintahan, guna memastikan pejabat yang terpilih memiliki kompetensi dan integritas.

“Jika tupoksi ini dijalankan dengan serius dan berada dalam satu barisan visi dengan Presiden, maka tugas Presiden akan sangat terbantu dalam menjalankan agenda pembangunan nasional,” ujar Yuddy, Minggu, 15 Maret 2026.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya