Berita

“Sosialisasi dan Edukasi Pengelolaan Keuangan Haji dengan Mitra Perhajian” di Hotel Gran Melia, Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026. (Foto: Dok. BPKH)

Nusantara

BPKH Gandeng Muhammadiyah Perkuat Literasi Haji dan Green Hajj

SABTU, 14 MARET 2026 | 12:50 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menggandeng Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menggelar “Sosialisasi dan Edukasi Pengelolaan Keuangan Haji dengan Mitra Perhajian” sekaligus peluncuran program Majelis Lingkungan Hidup (MLH) di Hotel Gran Melia, Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026. 

Kegiatan yang dihadiri 100 peserta ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan dana haji serta mendorong peningkatan jumlah pendaftar haji di Indonesia.

Anggota Badan Pelaksana BPKH Harry Alexander menegaskan kemitraan ini merupakan bagian dari tanggung jawab institusi dalam menjaga amanah umat.


"Pengelolaan keuangan haji wajib dilaksanakan secara transparan dan akuntabel," ujar Harry.

Selain fokus pada literasi keuangan, kegiatan ini juga menandai peluncuran Program Majelis Lingkungan Hidup (MLH) PP Muhammadiyah Tahun 2026, termasuk inisiatif Green Hajj.

Ketua MLH PP Muhammadiyah menyebut inisiatif ini mengedukasi pengelolaan sampah dari hulu sebagai langkah konkret menjaga lingkungan melalui instrumen keagamaan.

Ketua PP Muhammadiyah Buya Anwar Abbas menekankan literasi keuangan haji penting untuk memberikan pemahaman yang tepat kepada calon jemaah sekaligus memperkuat ekosistem perhajian nasional.

Rangkaian kegiatan ini juga mencakup penandatanganan kerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup, peluncuran Muhammadiyah Green Movement 2026, Program Edu Forest, serta Muhammadiyah Green Ecosystem, dan diskusi bersama mitra perbankan.

Melalui kolaborasi ini, BPKH memperkuat komitmen menghadirkan nilai tambah bagi umat, baik dari aspek pengelolaan keuangan maupun keberlanjutan lingkungan.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya