Berita

Ilustrasi kerikil pada ban mobil/Generated AI.

Otomotif

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

SABTU, 14 MARET 2026 | 10:15 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Suara ketukan ritmis 'tik-tik-tik' saat mobil melaju sering kali dianggap sebagai gangguan suara biasa akibat aspal yang tidak rata. Padahal, sumber suara tersebut umumnya berasal dari kerikil yang terselip kuat di alur ban mobil Anda.

Masalah sepele ini, jika dibiarkan dalam jangka waktu lama, dapat memicu kerusakan struktural yang serius dan mengancam keselamatan berkendara.

Pemilik mobil awam sering abai bahwa desain alur ban (pola tapak) dirancang secara presisi untuk membuang air dan mencegah aquaplaning, bukan untuk menjebak batu.


Ketika alur ini dipenuhi material padat, grip ban ke aspal akan berkurang secara drastis, terutama saat Anda harus bermanuver di jalanan basah atau melakukan pengereman mendadak.

Memahami Bahaya Fenomena Stone Drilling

Dampak paling merusak dari kerikil yang dibiarkan bersarang di alur ban dikenal dalam dunia otomotif dan teknis polimer sebagai fenomena stone drilling. Saat roda berputar menahan bobot kendaraan, tonase mobil akan menekan kerikil tajam tersebut secara berulang-ulang ke arah dalam lapisan tapak ban.

Perlahan tapi pasti, batu kecil ini akan bertindak layaknya mata bor mikro yang menembus lapisan karet pelindung. Jika ujung tajam batu berhasil menembus lapisan dalam hingga mengenai sabuk baja (steel belt), kerusakan fatal akan terjadi.

Celah kecil bekas tusukan batu tersebut menjadi pintu masuk bagi air, kotoran, dan kelembaban. Seiring berjalannya waktu, air akan memicu korosi internal pada kawat baja penyusun kerangka ban.

Sabuk baja yang berkarat akan kehilangan elastisitasnya, memicu benjolan pada ban, hingga risiko pecah ban mendadak (blowout) saat mobil melaju dalam kecepatan tinggi.

Langkah-Langkah Praktis Membersihkan Ban dengan Benar

Mencegah kerusakan akibat kerikil ini sebenarnya sangat mudah dan bisa dimasukkan ke dalam rutinitas perawatan di rumah. Berikut adalah langkah pembersihan yang direkomendasikan:

Parkirkan Kendaraan di Area Aman: Cari permukaan yang datar, matikan mesin, dan tarik tuas rem tangan secara maksimal.

Bersihkan Permukaan Ban: Cuci ban terlebih dahulu menggunakan semprotan air atau sikat sabun agar kotoran dan lumpur tebal luruh. Hal ini membuat kerikil yang bersembunyi di celah sempit terlihat lebih jelas.

Posisikan Ban untuk Akses Maksimal: Putar kemudi hingga ban depan berbelok penuh ke satu sisi. Posisi ini memudahkan Anda menjangkau seluruh penampang ban tanpa harus mendongkrak mobil. Untuk ban belakang, Anda bisa memajukan atau memundurkan mobil sedikit demi sedikit untuk mengekspos seluruh rotasi ban.

Alat Bantu yang Aman Digunakan

Kesalahan fatal yang paling sering dilakukan pemilik mobil adalah mencongkel batu menggunakan pisau tajam, gunting, atau paku. Benda runcing ini berisiko menusuk dan merobek karet ban. Gunakanlah alat bantu yang lebih aman:

Kait Pembersih Ban (Tire Stone Hook): Alat bantu bengkel ini didesain khusus dengan material besi kokoh namun memiliki ujung melengkung yang tumpul. Sangat efektif untuk mengungkit batu membandel tanpa merusak karet.

Obeng Pipih Tumpul atau Kunci Mobil: Sebagai alternatif di rumah, Anda bisa memanfaatkan obeng pipih ukuran sedang yang sudutnya tidak tajam, atau menggunakan batang kunci rumah yang tebal.

Sikat Kawat Berbulu Kaku: Alat ini sangat berguna untuk menyapu pasir kasar atau kerikil berukuran sangat kecil yang menempel di sela-sela alur rambut pada ban.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Mensos: Tiga Korban Penganiayaan di Sekolah Rakyat Jember Kembali Belajar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30

Agrinas Palma Bareng CPP Peringati Sumpah Pemuda Lewat Giat Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KNMP Disiapkan untuk Dongkrak Pendapatan Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KoMPAS Minta Polri Bersihkan Oknum Bermasalah dari Jabatan Strategis

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03

Kapolri Mutasi Lagi, Kapusdokkes dan Kapuskeu Diganti

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55

Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Wanita Asal Sumut Dipolisikan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44

Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43

BRI Fellowship Journalism 2026 Ajak Jurnalis Terlibat dalam Urban Farming di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33

Kasus ISPA di 7 Provinsi Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17

Prabowo Gratiskan Biaya Sekolah dan Perluas Kampus SMA Taruna Nusantara

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58

Selengkapnya