Berita

Mobil yang terjun dan timpa rumah di Ungaran, Semarang, Jawa Tengah. (Foto: Dok Satlantas Polres Semarang)

Nusantara

Arahan Google Maps, Mobil Terjun Timpa Rumah Warga

RABU, 11 MARET 2026 | 20:51 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sebuah mobil yang dikemudikan seorang perempuan mengalami kecelakaan tunggal hingga menabrak rumah warga di Dusun Kawengen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di Jalan Kawengen, Desa Kawengen RT 08 RW 04, Selasa sore, 10 Maret 2026. Mobil berwarna hitam tersebut keluar dari badan jalan sempit, masuk ke parit, lalu menghantam bagian rumah milik warga bernama Parmun.

Akibat kejadian itu, bagian atap rumah mengalami kerusakan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.


“Kejadian Selasa 10 Maret 2026 sekitar pukul 16.00 WIB. Tunggal, tidak ada korban dan kendaraan langsung dievakuasi,” kata Kasat Lantas Polres Semarang, Lingga Ramadhani dikutip dari Kantor Berita RMOLJateng, Rabu, 11 Maret 2026.

Lingga menjelaskan, mobil tersebut sedang dalam perjalanan dari Mranggen menuju Salatiga melalui jalur alternatif dengan bantuan aplikasi navigasi Google Maps.

Namun setibanya di lokasi, pengemudi diduga tidak menguasai medan karena kondisi jalan yang sempit.

“Perjalanan dari Mranggen ke Salatiga via jalur alternatif menggunakan Google Maps. Sampai lokasi karena jalan kecil dan mungkin tidak menguasai medan sehingga ban depan jeblos dan masuk ke lingkungan rumah warga,” jelasnya.

Mobil tersebut membawa dua penumpang anak-anak. Meski kendaraan mengalami kerusakan, seluruh penumpang dilaporkan selamat.

Polisi memastikan kendaraan telah dievakuasi dari lokasi kejadian. Sementara kerusakan rumah warga telah diselesaikan secara kekeluargaan antara pemilik rumah dan pengemudi.

“Menimpa rumah Pak Parmun dan langsung diselesaikan secara kekeluargaan,” pungkas Lingga.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya